Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Motivasi Belajar Rendah Yang Terjadi Pada Siswa Sma Negeri 3 Kota Jambi Indah Sari; Fitriana Fitriana; Dinny Rahmayanty
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.341

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar dapat menyebabkan siswa kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran, kurang disiplin dalam mengerjakan tugas, serta berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab motivasi belajar rendah pada siswa SMA Negeri 3 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 432 siswa, dengan sampel sebanyak 191 siswa yang ditentukan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor minat merupakan penyebab dominan rendahnya motivasi belajar siswa dengan persentase sebesar 76,27%, diikuti faktor kesadaran diri sebesar 64,58%, faktor fasilitas pendukung pembelajaran sebesar 63,37%, faktor guru 49,90%, dan faktor lingkungan sebesar 29,78%. Faktor internal siswa ditunjukkan oleh rendahnya minat belajar, kurangnya semangat mengikuti pembelajaran, serta rendahnya kesadaran dalam menyelesaikan tugas secara tepat waktu. Faktor lingkungan disebabkan oleh kurangnya perhatian orang tua, lingkungan teman sebaya, dan suasana belajar yang kurang kondusif. Faktor guru disebabkan oleh variasi metode mengajar dan penggunaan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.