Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Akhlak Murid Di Smk Al-Gaotsiyah Kamal Jakarta Barat Najwa Aprilia Putri; Siti Munawati; Irawan Irawan
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.414

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi akhlak Murid. Keluarga sebagai lingkungan Pendidikan pertama memiliki peran dalam menanamkan nilai-nilai agama, moral, dan karakter melalui keteladanan, pembiasaan, perhatian, serta pengawasan. Di era modern, pengembangan teknologi dan pengaruh lingkungan sosial yang semakin kompleks dapat memengaruhi perilaku Murid. Oleh karena itu orang tua dituntut untuk menerapkan pola asuh yang tepat agar Murid memiliki akhlak yang baik sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap akhlak Murid di SMK Al-Gaotsiyah Kamal Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 77 Murid, sedangkan sampel penelitian sebanyak 65 Murid yang ditentukan menggunakan Teknik sample random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS Versi 27 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear, uji t, dan koefisiensi determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikasi sebesar p < 0,00, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat pengaruh signifikan antara pola asuh orang tua terhadap akhlak Muridm di SMK Al-Gaotsiyah Kamal Jakarta Barat. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,565 menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memberikan pengaruh sebesar 56,5% terhadap akhlak Murid, sedangkan 43,5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 9,048 lebih besar dari pada t table sebesar 1,971 (9,048 > 1,971). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap akhlak Murid di SMK Al-Gaotsiyah Kamal Jakarta Barat
Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIII Di Sekolah Mts Al-Gaotsiyah Kamal Jakarta Barat Annajwa Annajwa; Siti Munawati; Hasim Hasim
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik kelas VIII di MTs Al-Gaotsiyah Kamal Jakarta Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 94 peserta didik, sedangkan sampel sebanyak 76 peserta didik ditentukan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 9%. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang terdiri atas 10 butir pernyataan untuk variabel lingkungan teman sebaya dan 10 butir pernyataan untuk variabel motivasi belajar Pendidikan Agama Islam dengan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 27 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,261 menunjukkan bahwa lingkungan teman sebaya memberikan pengaruh sebesar 26,1% terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam, sedangkan 73,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan pergaulan yang positif mampu memberikan dukungan dan semangat dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.