This Author published in this journals
All Journal GUNAVATTA
Adi Mustika
Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas PGRI Argopuro Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pemilahan Sampah Pada Kelompok DAWIS 12 Perumahan Taman Gading, Jember Siti Muyasaroh; Adi Mustika; Anggraini Ratih Purwandari
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v2i2.8966

Abstract

Surat Edaran (SE) Bupati Jember Nomor 100.3.4.2/441/35.09.313/2026 merupakan instrumen kebijakan yang mengatur pembatasan kiriman sampah organik dan hanya menerima sampah residu di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari, sehingga menuntut transformasi pengelolaan sampah berbasis pengurangan dari sumber rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan mendampingi kelompok Dasawisma (DAWIS) 12 Perumahan Taman Gading, Jember, dalam melakukan pemilahan dan pengolahan sampah domestik. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi partisipatif, diskusi kelompok, demonstrasi, praktik langsung pemilahan sampah, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman seluruh peserta mengenai pemilahan sampah ke dalam tiga kategori utama, yaitu sampah organik, sampah anorganik bernilai ekonomis, dan sampah residu. Sebanyak 80% peserta kegiatan telah mampu memilah jenis sampah organik yang dapat dikomposkan menggunakan sistem pengomposan sederhana skala rumah tangga, serta jenis residu medis dan non-medis yang perlu dikelola lebih lanjut di TPA Pakusari. Peserta telah mempraktikkan pemilahan sampah domestik secara mandiri dan menyalurkan sampah anorganik bernilai ekonomi ke bank sampah terdekat, sedangkan sampah residu diangkut berkala oleh petugas kebersihan. Selain itu, warga berkomitmen mengolah sampah organik menggunakan metode komposter sederhana dan biopori di tingkat rumah tangga. Meskipun demikian, keterbatasan lahan menjadi kendala dalam pengomposan, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan secara berkala mengenai teknik pengomposan yang efektif guna mengoptimalkan pengelolaan sampah dari sumbernya.