Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nearpod pada model pembelajaran predict, observe, explain (POE) terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMAN 9 Makassar pada materi pokok hidrolisis garam. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experiment dengan posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah tiga kelas MIPA SMAN 9 Makassar. Sampel diambil secara acak dua kelas terpilih adalah XI MIPA 2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI MIPA1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 34 orang sebagai kelompok kontrol. Variabel bebas penelitian adalah penggunaan nearpod dalam model pembelajaran POE, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis garam. Instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 item soal. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen sebesar 85,88 dengan persentase ketuntasan 87%, sedangkan kelompok kontrol rata-rata sebesar 79,18 dengan persentase ketuntasan 79%. Hasil analisis uji prasyarat terhadap hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa data kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berasal dari populasi yang tidak terdistribusi normal namun homogen sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji non-parametrik (uji- Mann-Whitney). Hasil uji hipotesis diperoleh Zhitung > Ztabel (2,03> 1,67). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh nearpod dalam model pembelajaran POE terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 9 Makassar pada materi pokok hidrolisis garam. Kata Kunci: Nearpod, Predict Observe Explain (POE), Hasil Belajar, Hidrolisis Garam