Apriyani Saadah
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DESA SUKAINDAH KECAMATAN SUKAKARYA KABUPATEN BEKASI Apriyani Saadah; Dadan Kurniansyah; Lolita Deby Mahendra Putri
T JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) Vol 9 No 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jdp.v9i02.8087

Abstract

This study aims to analyze the leadership style of the Village Head in the implementation of public services in Sukaindah Village, Sukakarya District, Bekasi Regency. The research uses a qualitative method with a case study design. Data collection is carried out through interviews, observations, and documentation involving the Village Head, village officials, sub-district authorities, and the community as informants. The research analysis uses Kartini Kartono's leadership theory which reviews leadership styles based on aspects of power, authority, and ability. The results of the study show that from the aspect of power, the Village Head has carried out his authority formally, but the supervision of the apparatus and the involvement of the village apparatus in decision-making are still not optimal. From the aspect of authority, the Village Head is considered to have a good attitude, wisdom, and able to maintain harmonious working relationships, but still lacks firmness in shaping the discipline and motivation of the apparatus. Meanwhile, in terms of ability, the Village Head is considered quite capable in providing direction and solving public service problems, but coordination, supervision, and service innovation still need to be improved. Overall, the leadership style of the Head of Sukaindah Village shows quite good leadership characteristics, but it is not yet fully effective in encouraging the improvement of the quality of public services. Therefore, it is necessary to improve the aspects of supervision, firmness, coordination, and development of service innovations in order to realize more optimal public services.
Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Desa dalam Pelayanan Publik Apriyani Saadah; Dadan Kurniansyah; Lolita Deby Mahendra Putri
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 2 : SERUMPUN (JULY-AUGUST 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i2.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan Kepala Desa dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan Kepala Desa, perangkat desa, pihak kecamatan, dan masyarakat sebagai informan. Analisis penelitian menggunakan teori kepemimpinan Kartini Kartono yang meninjau gaya kepemimpinan berdasarkan aspek kekuasaan, kewibawaan, dan kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek kekuasaan, Kepala Desa telah menjalankan kewenangannya secara formal, namun pengawasan terhadap aparatur dan pelibatan perangkat desa dalam pengambilan keputusan masih belum optimal. Dari aspek kewibawaan, Kepala Desa dinilai memiliki sikap yang baik, bijaksana, dan mampu menjaga hubungan kerja yang harmonis, tetapi masih kurang tegas dalam membentuk disiplin dan motivasi aparatur. Sementara itu, dari aspek kemampuan, Kepala Desa dinilai cukup mampu dalam memberikan arahan dan menyelesaikan permasalahan pelayanan publik, namun koordinasi, pengawasan, serta inovasi pelayanan masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, gaya kepemimpinan Kepala Desa Sukaindah menunjukkan karakteristik kepemimpinan yang cukup baik, tetapi belum sepenuhnya efektif dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada aspek pengawasan, ketegasan, koordinasi, dan pengembangan inovasi pelayanan guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih optimal