Abdullah Firdaus
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru melalui Workshop Sinergi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di MA Laboratorium Kota Jambi Abdullah Firdaus; Hedia Rizki; Yuliana Afifah; Meirisa Sahanata; Fitri Kumala Dewi
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1168

Abstract

Pembelajaran di madrasah masih cenderung berorientasi kognitif sehingga nilai-nilai kemanusiaan belum terintegrasi secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MA Laboratorium Kota Jambi dalam merancang pembelajaran yang humanis dan adaptif melalui sinergi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif dan kolaboratif yang dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 15 guru, mencakup tiga sesi: sosialisasi konsep KBC, sosialisasi pendekatan pembelajaran mendalam, dan pendampingan penyusunan modul ajar terintegrasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, observasi proses, post-test, dan kuesioner akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana lebih dari 87% peserta menyatakan sangat setuju bahwa pemahaman mereka tentang KBC dan pembelajaran mendalam meningkat setelah kegiatan, dan seluruh peserta (100%) menyatakan kegiatan ini menginspirasi penerapan langsung di kelas. Guru juga berhasil menghasilkan modul ajar integratif yang siap diimplementasikan. Kegiatan ini secara langsung berdampak pada peningkatan kapasitas pedagogik guru MA Laboratorium Kota Jambi dalam merancang pembelajaran berbasis nilai yang bermakna dan berpusat pada peserta didik.
LOKALITAS TAFSIR AL-QUR’AN BERBAHASA SUNDA: STUDI KITAB TAFSIR AYAT SUCI LENYEPANEUN KARYA MOH. E. HASIM (1916-2009) Haniatul Agniah; Abdullah Firdaus; Ariyandi Batu Bara
At-Tibyan Vol 9 No 1 (2026): AT-TIBYAN: Journal of Qur’an and Hadis Studies
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/e5y0v187

Abstract

Artikel ini mengkaji relevansi kearifan lokal sebagai alternatif penyelesaian konflik antar-etnis melalui studi terhadap tafsir al-Qur'an berbahasa Sunda, dengan fokus pada Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya Moh. E. Hasim (1916–2009). Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitik, bertumpu pada Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun sebagai sumber primer serta didukung oleh berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moh. E. Hasim mengintegrasikan nilai-nilai budaya Sunda dalam penafsiran QS. al-Ḥujurāt [49]:13 melalui penekanan pada prinsip kesetaraan, penghargaan terhadap keberagaman, dan pentingnya saling mengenal antarkelompok. Penafsiran tersebut tidak hanya merepresentasikan pemaknaan tekstual terhadap ayat, tetapi juga mengontekstualisasikan ajaran Islam dengan kearifan lokal sebagai landasan etika sosial. Dengan demikian, tafsir ini menawarkan model interpretasi yang berkontribusi dalam penguatan kohesi sosial serta menjadi alternatif konseptual untuk merespons konflik antar-etnis dan krisis kemanusiaan di tengah masyarakat multikultural. Penelitian ini menegaskan signifikansi tafsir lokal dalam membangun kehidupan yang harmonis dalam keberagaman serta membuka peluang bagi kajian komparatif terhadap tafsir al-Qur'an berbahasa daerah lainnya.