Yosa Canla Dwiba
Program studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Olahan Menu Gizi Anak Berbahan Pangan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung, Jawa Barat Mulyanti Mulyanti; Muhammad Syakib ‘Asqalani Rifai; Nurhayati Nurhayati; Annisa Rahma Fadlillah; Yosa Canla Dwiba
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): JIPPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1434

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi yang memerlukan penguatan intervensi berbasis masyarakat, termasuk peningkatan kapasitas kader Posyandu dalam edukasi gizi dan penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang variatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui inovasi OMEGA (Olahan Menu Gizi Anak) berbahan pangan local sebagai Upaya pencegahan stunting. Sasaran kegiatan adalah 10 kader Posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Metode menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan andragogi, demonstrasi dan praktik pengolahan menu, observasi keterampilan, pendampingan, serta evaluasi dan rencana keberlanjutan. Kegiatan utama dilaksanakan pada 15 Juli, 15 dan 18  Agustus 2026 dan dilengkapi pendampingan program selama enam bulan. Capaian terdokumentasi menunjukkan variasi menu PMT meningkat dari 1–2 menu menjadi minimal 4 menu OMEGA pada layanan, frekuensi penyajian PMT meningkat dari 1 menjadi 2 kali per bulan, serta jumlah porsi meningkat dari 20 menjadi 40 porsi per kegiatan. Selain itu, tersedia media edukasi berupa Buku Saku OMEGA dan leaflet yang dapat dimanfaatkan kader dalam kegiatan Posyandu. Program ini mendukung peningkatan kapasitas kader dalam mengolah dan menyajikan menu gizi anak berbahan pangan lokal serta memperkuat keberlanjutan edukasi gizi dan penyediaan PMT yang lebih variatif di Posyandu.