M. Iqbal Romadlon
Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Jantung Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Pengetahuan Santri di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Mochamad Faishal Riza; Abraham Ahmad Ali Firdaus; Fanty Filianovika; Mia Puspitasari; Yuriske Agnovianto; Davina Putri Sania; Naurah Earlene Nursava Azzahra; Nurul Fadilah; Miftahur Rizqy; M. Iqbal Romadlon; Chliria Ameliatus Zahra
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): JIPPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1448

Abstract

Edukasi kesehatan kardiovaskular pada usia remaja penting untuk memperkuat pengetahuan mengenai faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan penerapan gaya hidup sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai kesehatan kardiovaskular melalui edukasi berbasis komunitas di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Juni 2026 dan melibatkan 50 santri. Intervensi berupa edukasi kesehatan secara langsung yang dilanjutkan dengan pengukuran pengetahuan melalui pretest dan posttest segera setelah kegiatan. Perubahan skor pengetahuan dianalisis menggunakan analisis statistik berpasangan. Distribusi data diperiksa sebelum dilakukan uji statistik, dan uji Wilcoxon signed-rank digunakan karena distribusi perubahan skor tidak memenuhi asumsi normalitas. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 90,0 sebelum edukasi menjadi 97,4 setelah edukasi, dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta segera setelah sesi edukasi. Namun, karena skor pengetahuan awal peserta sudah relatif tinggi dan evaluasi dilakukan segera setelah intervensi tanpa kelompok pembanding, hasil ini tidak dapat diinterpretasikan sebagai bukti adanya perubahan perilaku jangka panjang. Edukasi kesehatan kardiovaskular berbasis komunitas di lingkungan pesantren dapat menjadi strategi awal untuk memperkuat pengetahuan santri, sedangkan kegiatan selanjutnya perlu mencakup evaluasi tindak lanjut untuk menilai retensi pengetahuan dan perubahan perilaku terkait kesehatan.