Ariyanti, Esti Endah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOMPOKAN 30 KULTIVAR PISANG (MUSA SPP.) BERDASARKAN GENOM DAN HUBUNGAN KEKERABATANNYA Fitriyah, Arifatul; Ariyanti, Esti Endah; Damanhuri, Damanhuri; Kuswanto, Kuswanto
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia tanaman pisang mudah dijumpai karena adaptasinya yang baik. Laporan Tahunan Kementerian Pertanian Indonesia tahun 2004-2012 menunjukkan nilai ekspor pisang lebih rendah dibandingkan nilai impornya. Hal tersebut disebabkan produk pisang dalam negeri belum mampu menandingi kualitas pisang dari luar negeri baik itu disebabkan oleh teknik budidaya, penanganan hama penyakit, panen, ataupun pengelolaan pasca panen. Tujuan penelitian ini adalah mengelompokkan 30 kultivar pisang koleksi Kebun Raya Purwodadi (KRP)  berdasarkan genom dan mendapatkan hubungan kekerabatannya. Penelitian dilaksanakan di Kebun Koleksi Pisang-KRP Pasuruan mulai bulan Februari-Mei 2015. Pengamatan dilakukan pada 30 kultivar pisang yang telah memasuki fase generatif dengan metode observasi lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima kelompok genom yaitu kelompok AA/AAA (M. acuminata var. tomentosa, Kreas, dan Grito), AAB (Rojo Marto, Rayap, Cici Hutan, Pulut, Susu, Kates, Blitung, Rojo Molo, Awak, Jambe, Jaran, Kayu, Usuk, Tanduk Hijau, Plembang, Berlin Kuning, Cici, Kongkong, Rojo Glintung, dan Brentol Warangan), AB (Mas Mirah, Rojo Siem, Sobo Awu, Ebung, dan Rojo Bandung), kelompok ABB (Klutuk),  kelompok BB (Klutuk Wulung). Hubungan kekerabatan berdasarkan 70 karakter membagi 30 kultivar pisang menjadi dua kelompok besar dengan nilai koefisien kemiripan 62–84%. Hal tersebut menunjukkan hubungan kekerabatan yang dekat pada 30 kultivar pisang yang diamati. Hubungan kekerabatan terdekat yaitu pisang Kongkong dengan Brentol Warangan, M. acuminata var. tomentosa dengan Grito, Klutuk dengan Klutuk Wulung pada koefisien 84%.
Monitoring of seed viability and longevity after storage in Purwodadi Botanic Garden Seed Bank, Pasuruan, Indonesia ENFAITH, FITRI BLESSFATH; OKTAVIA, GEBBY AGNESSYA ESA; LESTARI, DEWI AYU; ARIYANTI, ESTI ENDAH
Asian Journal of Agriculture Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Smujo International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/asianjagric/g100100

Abstract

Abstract. Enfaith FB, Oktavia GAE, Lestari DA, Ariyanti EE. 2026. Monitoring of seed viability and longevity after storage in Purwodadi Botanic Garden Seed Bank, Pasuruan, Indonesia. Asian J Agric 10: g100107. https://doi.org/10.13057/asianjagric/g100107. Seed longevity is determinant of efficiency of storage practice. Seed viability after storage needs to be monitored to determine seed longevity. Seed viability of selected seed in the Purwodadi Botanic Garden (PBG) Seed Bank, Pasuruan, Indonesia, was monitored to predict the seed longevity after storage. The material used was selected seed species that have been stored in low temperature storage (-20°C) in hermetic storage at the Purwodadi Botanic Garden Seed Bank since 2016 (7 years storage), i.e., Aleurites moluccana, Cassia grandis, C. javanica, Colona scabra, Hura crepitans, Ixora miquelii, Pterospermum diversifolium, Sterculia foetida and Swinglea glutinosa. Seeds from each species were sown in sand as the planting medium, were then observed to perceive the germination percentage, the seed viability percentage, and the seed longevity. The results showed that all selected seeds experienced a decrease in germination percentage and even lost their ability to germinate. Seed longevity varies from very short with a decreasing rate of >30% (H. crepitans, I. miquelii, P. diversifolium, S. glutinosa and S. foetida), short with a decreasing rate of 15-30% (C. javanica and C. scabra), medium with a decreasing rate ranging from 4-15% (C. grandis), to long-lived seeds with a decreasing rate of <5% (A. moluccana). SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis was conducted to determine conservation strategies for seeds stored in the PBG Seed Bank. The result was that the appropriate conservation strategy for the PBG Seed Bank was assertive or proactive.