Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sinergi Dosen–Mahasiswa PPKn dan Masyarakat: Pemberdayaan Ekonomi dalam Penanggulangan Kemiskinan di Desa Awa, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka Dede Sopiandy; Jasruddin; Sri Hariyadi; Farid Wajdi; Zulfikar Putra; Eko Bambang Murdiansyah; Nuraisyah; Salsa Yunita; Hajar Aswar; Nurul Walfadilah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4311

Abstract

Kemiskinan yang dialami sebagian keluarga di wilayah pedesaan tidak dapat diselesaikan hanya melalui bantuan sosial, melainkan memerlukan pendampingan yang berkelanjutan agar masyarakat mampu membangun kemandirian ekonomi. Perguruan tinggi, melalui dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), memiliki peran strategis untuk menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat sebagai wujud nilai-nilai kewarganegaraan berupa kepedulian sosial dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk sinergi antara dosen dan mahasiswa PPKn dengan masyarakat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi sebagai upaya penanggulangan kemiskinan keluarga rentan di Desa Awa, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan, melibatkan 10 kepala keluarga kategori rentan miskin sebagai informan utama yang dipilih melalui teknik purposive sampling, serta dosen dan mahasiswa PPKn sebagai fasilitator pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, sinergi dosen dan mahasiswa PPKn terwujud melalui pendampingan partisipatif yang menempatkan mahasiswa sebagai jembatan antara ilmu kewarganegaraan dan praktik pemberdayaan di lapangan. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan melalui optimalisasi aset lokal, seperti pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dan pemanfaatan pekarangan sempit untuk budidaya sayuran, sebagai sumber penghematan pengeluaran sekaligus pendapatan tambahan keluarga. Ketiga, kombinasi pendampingan tersebut dengan penguatan kapasitas produktif keluarga terbukti lebih efektif dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan dibandingkan hanya mengandalkan bantuan sosial dari luar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pengabdian berbasis kolaborasi tridarma perguruan tinggi sebagai strategi jangka panjang pengentasan kemiskinan di tingkat desa.