This Author published in this journals
All Journal IJEB
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Digital Keuangan dan Gaya Hidup Terhadap Penggunaan Shopee PayLater di Era Gen Z Sarah Meylani; Syarla Afrisa Destiani; Dandi Alfiansyah; Rahmawaty Arifiani
Indonesian Journal of Economic and Business Vol. 4 No. 1 (2026): JUNE-IJEB
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijeb.v4i1.219

Abstract

. Pesatnya transformasi ekonomi digital saat ini telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat, khususnya Generasi Z yang dikenal sebagai digital natives. Kemudahan akses yang ditawarkan oleh inovasi financial technology seperti layanan Buy Now Pay Later (BNPL) Shopee PayLater menarik minat generasi muda secara masif. Namun, fenomena ini sering kali memicu masalah finansial yang serius akibat tingginya bunga dan rendahnya pemahaman risiko dasar keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana dampak ekonomi digital dan dinamika gaya hidup memengaruhi penggunaan Shopee PayLater di kalangan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional dalam rentang waktu 2018 hingga 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa adopsi Shopee PayLater yang tinggi sangat dipengaruhi oleh persepsi kemudahan akses sistem (TAM) yang memotong birokrasi perbankan konvensional. Di sisi lain, faktor gaya hidup, pengaruh media sosial, tekanan kelompok, serta fenomena FOMO (Fear of Missing Out) mendorong Gen Z untuk melakukan pembelian impulsif demi validasi sosial (TPB). Kesimpulannya, kemudahan teknologi yang tidak diimbangi dengan literasi keuangan mumpuni menciptakan paradoks finansial yang kritis. Tanpa pengelolaan anggaran dan manajemen risiko yang baik, penggunaan limit kredit instan ini justru berubah menjadi bumerang yang berpotensi menjebak mahasiswa dalam lingkaran utang (debt-trap) di usia muda.