Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Green Accounting At Hospital Niar Astaginy; Fitriani Fitriani; Rahmawaty Arifiani; Shella Gilby Sapulette; Sri Gustini
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2023): September : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen
Publisher : FEB Universitas Maritim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/ebismen.v2i3.1312

Abstract

The purpose of this research is to investigate the use of Green Accounting in medical waste management at AMC Hospital. Bandung AMC Hospital is the subject of the study. The research methodology is qualitative. According to the study's findings, the hospital's spending for medical management waste. These expenses are reported in identical accounts, and the disclosure of incurred environmental costs has yet to be published in a distinct report from the parent report. Based on the notion of green accounting, this study reveals environmental cost reports and how to quantify the costs of environmental information supplied by hospitals for medical management.
Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Bisnis UMKM dengan Teknologi AI Suhartono Suhartono; Rahmawaty Arifiani; Sri Mulyeni; Teni Novianti; Desty Rara Pringgandinie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): July- JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i2.206

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), membuka peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan produktivitas serta memperkuat daya saing. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di Kota Cimahi, Jawa Barat, masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung aktivitas bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat untuk mendukung pemasaran digital, pembuatan konten promosi, penyusunan deskripsi produk, serta peningkatan efisiensi operasional usaha. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi melalui sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi AI, praktik secara langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui diskusi dan observasi terhadap kemampuan peserta. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan pelaku UMKM di Kota Cimahi sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan implementasi AI dalam kegiatan bisnis. Peserta mampu memanfaatkan berbagai aplikasi AI untuk menghasilkan materi promosi yang lebih menarik, mempercepat penyusunan konten pemasaran, memperoleh ide pengembangan produk, serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan usaha. Antusiasme peserta selama pelatihan dan keberhasilan dalam mengimplementasikan teknologi AI pada praktik bisnis menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi AI dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendorong peningkatan produktivitas, kinerja bisnis, dan daya saing UMKM di Kota Cimahi, Jawa Barat pada era transformasi digital.
Dampak Digital Keuangan dan Gaya Hidup Terhadap Penggunaan Shopee PayLater di Era Gen Z Sarah Meylani; Syarla Afrisa Destiani; Dandi Alfiansyah; Rahmawaty Arifiani
Indonesian Journal of Economic and Business Vol. 4 No. 1 (2026): JUNE-IJEB
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijeb.v4i1.219

Abstract

. Pesatnya transformasi ekonomi digital saat ini telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat, khususnya Generasi Z yang dikenal sebagai digital natives. Kemudahan akses yang ditawarkan oleh inovasi financial technology seperti layanan Buy Now Pay Later (BNPL) Shopee PayLater menarik minat generasi muda secara masif. Namun, fenomena ini sering kali memicu masalah finansial yang serius akibat tingginya bunga dan rendahnya pemahaman risiko dasar keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana dampak ekonomi digital dan dinamika gaya hidup memengaruhi penggunaan Shopee PayLater di kalangan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional dalam rentang waktu 2018 hingga 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa adopsi Shopee PayLater yang tinggi sangat dipengaruhi oleh persepsi kemudahan akses sistem (TAM) yang memotong birokrasi perbankan konvensional. Di sisi lain, faktor gaya hidup, pengaruh media sosial, tekanan kelompok, serta fenomena FOMO (Fear of Missing Out) mendorong Gen Z untuk melakukan pembelian impulsif demi validasi sosial (TPB). Kesimpulannya, kemudahan teknologi yang tidak diimbangi dengan literasi keuangan mumpuni menciptakan paradoks finansial yang kritis. Tanpa pengelolaan anggaran dan manajemen risiko yang baik, penggunaan limit kredit instan ini justru berubah menjadi bumerang yang berpotensi menjebak mahasiswa dalam lingkaran utang (debt-trap) di usia muda.
The Role Of Literacy In Managing Financial Technology Rahmawaty Arifiani; Pipin Fitriadi; Rini Susilawati; R Yulia Ambarsari; Wawan Saputra
Journal of Management Vol. 3 No. 1 (2024): January - June
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to examine how financial management practices, through their mediation by financial literacy and financial technology (fintech), affect business performance. This study employs a quantitative research design with Sobel tests for mediation testing and covariance-based partial least squares (PLS) testing techniques. Users of "Halofina" located throughout the Bandung City region were given surveys both offline and online as part of the data collection process. Purposive sampling techniques were used to choose samples from the population, which consisted of all users of the "Go Halofina" application. There were 92 research subjects in total. The following findings are based on research: First, fintech significantly improves the performance of businesses. Second, the performance of businesses is significantly improved by financial literacy. Third, the performance of businesses is significantly improved by financial management practices. Moreover, it is demonstrated by the fourth and fifth assumptions that financial literacy and fintech significantly improve financial management behaviour. Financial management practices are shown to mitigate the impact of fintech and financial literacy on company performance in the sixth and seventh hypothesis.