p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Tiara Endah Laksana
Universitas Islam Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Akhlak Remaja Muslim : Studi Survei di MTs Al-Alawiyah Bekasi Nur Izza Hafidzah; Nahuda Nahuda; Firdaus Suhaimy; Tiara Endah Laksana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20852

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan akhlak, sementara interaksi dengan teman sebaya menjadi salah satu konteks sosial yang berperan dalam perkembangan sikap dan perilaku remaja Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan lingkungan teman sebaya dengan akhlak remaja Muslim di MTs Al-Alawiyah Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang mengukur lingkungan teman sebaya dan akhlak remaja Muslim, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara lingkungan teman sebaya dan akhlak remaja Muslim, dengan tingkat hubungan yang berada pada kategori sedang. Lingkungan teman sebaya juga memberikan kontribusi terhadap variasi akhlak peserta didik, meskipun sebagian besar variasinya berkaitan dengan faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas interaksi, dukungan sosial, dan pola pergaulan yang positif dalam kelompok sebaya berkaitan dengan pembentukan akhlak yang lebih baik pada remaja Muslim. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan lingkungan pergaulan yang kondusif melalui kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua sebagai bagian dari strategi pendidikan karakter dan pembinaan akhlak remaja.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Penurunan Minat Belajar Peserta Didik : Studi Survei di SMK Al-Washliyah Tiara Endah Laksana; Nur Izza Hafidzah; Nur Hikmah; Firdaus Firdaus; Maria Ulfah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20857

Abstract

Penurunan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi tantangan dalam mewujudkan pembelajaran yang mampu membentuk karakter religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, menganalisis kondisi minat belajar peserta didik, mengkaji implementasi pembelajaran dalam menghadapi penurunan minat belajar, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SMK Al-Washliyah Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik kelas X. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta didukung oleh kompetensi guru, dukungan sekolah, dan sarana pembelajaran. Meskipun demikian, minat belajar peserta didik masih bervariasi dan dipengaruhi oleh motivasi belajar, penggunaan media sosial, lingkungan, serta karakteristik peserta didik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berperan dalam menghadapi penurunan minat belajar peserta didik, tetapi efektivitasnya masih dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal sehingga diperlukan pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual.