Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Terapi Audiovisual A Ram Sam-Sam Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Saat Pemasangan Infus Pada Anak Usia Prasekolah Di IGD RSUD Undata: Penelitian Hasriyanti; Sringati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7644

Abstract

Pemasangan infus merupakan salah satu tindakan invasif yang umum dilakukan pada anak, namun kerap menimbulkan reaksi nyeri, terutama pada kelompok usia prasekolah. Kondisi ini mendorong perlunya intervensi nonfarmakologis sebagai upaya pendamping untuk mengurangi persepsi nyeri yang dirasakan anak. Salah satu bentuk intervensi yang dapat diterapkan yaitu distraksi melalui media audiovisual, misalnya dengan menampilkan video lagu A Ram Sam-sam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi audiovisual A Ram Sam-sam terhadap penurunan intensitas nyeri pada anak prasekolah selama proses pemasangan infus di IGD RSUD Undata. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain posttest-only control group, melibatkan 30 responden anak yang dipilih melalui purposive sampling dan dibagi secara seimbang menjadi kelompok intervensi serta kelompok kontrol. Tingkat nyeri diukur menggunakan instrumen skala FLACC, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak pada kelompok intervensi mengalami nyeri dalam kategori ringan (73,3%), sedangkan pada kelompok kontrol seluruh responden (100%) berada pada kategori nyeri sedang. Hasil uji statistik memperoleh p-value sebesar 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terapi audiovisual A Ram Sam-sam memiliki pengaruh yang nyata dalam menurunkan tingkat nyeri anak prasekolah saat menjalani pemasangan infus di IGD RSUD Undata. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu keperawatan, khususnya dalam manajemen nyeri nonfarmakologis pada anak, sekaligus menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya yang ingin mengeksplorasi metode distraksi audiovisual lain yang lebih efektif.