Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Social Support Terhadap Kepatuhan Diet Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Tinggede Ernawati.A; Ni Nyoman Elfiyunai; Sringati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.58

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk setiap tahun serta meningkatnya gaya hidup masyarakat mengakibatkan maraknya penyakit kronis. Salah satu penyakit kronis yang sering terjadi adalah penyakit diabetes melitus (DM). Ketaatan dan sikap disiplin menjalankan diet sangat penting bagi penderita DM dan dalam menjalakan diat memerlukan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan agar berhasil menjalankan diet Penelitian ini bertujuan untuk hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus di Puskesmas Tinggede. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu semua penderita diabetes melitus di Puskesmas Tinggede berjumlah 201 orang. Besar sampel 50 orang menggunakan teknik non random sampling dengan cara pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden yang menyatakan bahwa mendapat support keluarga yaitu 76,0%, yang menyatakan bahwa mendapat dukungan dari petugas kesehatan yaitu 74,0%, responden patuh menjalankan diet yaitu berjumlah 74,0%. Hasil uji Fisher's Exact di dapatkan nilai support keluarga dan dukungan petugas kesehatan masing-masing p=0,007 dan 0,000 (p <0,05), ini berarti secara statistik ada hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Simpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan social support keluarga dan petugas kesehatan terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi Puskesmas Tinggede dalam meningkatkan pelayanan pada pasien diabetes melitus terutama dalam meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalankan diet.
Hubungan Pengetahuan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu Tiara Frisky Karmelia; Sringati; Katrina Feby Lestari
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.75

Abstract

Program Puskesmas Lambunu 2 yaitu mengadakan Posyandu memantau pertumbuhan balita diantaranya melalui penimbangan dan pengukuran serta pengisian KMS, pemberian vitamin A, Praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak, pendidikan gizi ibu dan balita, minum tablet tambah darah bersama untuk mengatasi anemia pada remaja putri, penyuluhan pada kelas ibu hamil. Program yang sudah dijalankan oleh Puskesmas Lambunu 2 sudah berjalan dengan baik sesuai aturan yang ada, hanya saja yang menjadi penghambat dalam program ini yaitu orang tua yang kurang paham mengenai program tersebut, masih sedikitnya orang tua yang mau meluangkan waktunya untuk program tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Pengetahuan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini balita stunting di Puskesmas Lambunu berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling. Analisis data menggunakan Uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian pola asuh orang tua sebagian besar cukup berjumlah 26 orang (70,3%), kejadian stunting sebagian besar pendek berjumlah 34 orang (91,9%), pengetahuan sebagian besar cukup berjumlah 30 orang (81,1%). Pengetahuan diperoleh p-value 0,005 dan pola asuh diperoleh p-value 0,021. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat ada hubungan antara pengetahuan dan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu. Saran bagi Puskesmas Lambunu 2 diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna mengenai stunting.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Dan Kepribadian Dengan Perilaku Seksual Pada Usia Remaja Di SMK Negeri 2 Palu Jessy Stachy Jhoanthy Ganescha; Sringati; Arini
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.83

Abstract

Kesehatan reproduksi pada remaja menjadi salah satu permasalahan isu yang penting karena dapat berdampak pada kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial mereka. Selain itu, kepribadian juga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk perilaku seksual seorang remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepribadian dengan perilaku seksual pada usia remaja di SMK Negeri 2 Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 1.126 siswa(i) dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampiling sampel sebanyak 92 siswa(i). Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan reproduksi, kepribadian, dan perilaku seksual. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai pengetahuan reproduksi dan kepribadian p = 0,000 p =<0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan kepribadian dengan perilaku seksual pada usia remaja di SMK Negeri 2 Palu. Saran agar sekolah meningkatkan program pendidikan seksual yang mencakup aspek pengetahuan kesehatan reproduksi, nilai-nilai seksual, dan keterampilan pengambilan keputusan yang sehat.
Hubungan Partisipasi Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Pengembangan Keterampilan Sosial dan Emosional pada Anak di SD Inpres 1 Ulatan Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong: Penelitian Fitri Salsabilah; Sringati; Mikaela Delphin Fristalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6353

Abstract

Sekolah dasar merupakan tahap penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dapat membantu mengembangkan keterampilan sosial dan emosional melalui aktivitas kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan Pramuka yang berbeda-beda dapat memengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan partisipasi ekstrakurikuler Pramuka dengan pengembangan keterampilan sosial dan emosional pada anak di SD Inpres 1 Ulatan Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV, V, dan VI sebanyak 64 siswa, dengan sampel 55 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner partisipasi Pramuka, keterampilan sosial, dan emosional. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki tingkat partisipasi Pramuka kategori sedang. Analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara partisipasi ekstrakurikuler Pramuka dengan keterampilan sosial p = 0,018% dan perkembangan emosional anak p = 0,001%.
Hubungan Pengetahuan tentang Gizi Seimbang dengan Perilaku Jajan di SMP Negeri 6 Kota Palu: Penelitian Megawati; Sringati; Masri dg Taha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6354

Abstract

Perilaku jajan pada remaja sekolah menengah pertama berperan penting terhadap status gizi dan kesehatan. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku jajan adalah tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang. Pengetahuan gizi yang rendah dapat mendorong pemilihan jajanan yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan perilaku jajan di SMP Negeri 6 Kota Palu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 6 Kota Palu pada bulan Desember 2025. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 314 siswa. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 0,1% sehingga diperoleh sampel sebanyak 76 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi seimbang dan kuesioner perilaku jajan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi seimbang dalam kategori kurang (51,3%) dan perilaku jajan dalam kategori cukup (77,6%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan perilaku jajan (p < 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang gizi seimbang dengan perilaku jajan di SMP Negeri 6 Kota Palu.