Ukhti Cinta Akhlakul Karimah
Universitas Setia Budi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis BUMDes dan PKK di Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali Bagus Ismail Adhi Wicaksana; Didik Setyawan; Dian Kresnadipayana; Dionysius Andang Arif Wibawa; Faiz Rahman Siddiq; Bagus Setya Putra; Ira Dwi Aryani; Nasywaa Anindya Rifardhi; Alfian Kusni Hafizd; Galang Izzulhaq Widi; Aulia Novi Larasati; Muhammad Aswan Danukusuma; Nafra Haki Aulia Ramadani; Putri Ferawati; Aditya Damarjati; Ukhti Cinta Akhlakul Karimah; Audina Dwi Fildawan; Ridho Perdana Zebua; Dani Teguh Saputra; Reviana Rahmadanni; Mella Bella Ramadhani; Vanda Imelia Priharyanto; Amanda Cahya Putri; Tiara Aprilia Wompere; Bunga Kharisma Anggittiya Budhi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7775

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan salah satu persoalan lingkungan yang sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber daya ekonomi masyarakat. Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali memiliki Pasar Gagan yang menghasilkan sampah organik dan anorganik dalam jumlah cukup besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keberdayaan masyarakat melalui pengembangan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ngudi Mulyo dan Tim Penggerak PKK Desa Donohudan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi dan pemetaan, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program. Program juga diarahkan untuk mengurangi sampah yang dikirim ke TPA dan menciptakan nilai tambah ekonomi bagi desa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi mahasiswa, BUMDes, PKK, dan pemerintah desa dapat menjadi model pemberdayaan yang menghubungkan penyelesaian persoalan lingkungan dengan penguatan ekonomi lokal.