Dalilo Yogi Essy Pratama
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi SDGs dalam Media Pembelajaran Kejuruan Berbasis Internet of Things di SMKN 1 Semarang: Pengabdian Agus Suryanto; Muhammad Harlanu; Edi Sarwono; Ari Rahadini; Delta Setiyarini; Dhea Puspitasari; Dalilo Yogi Essy Pratama; Muhamad Firdaus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7780

Abstract

Peran strategis pendidikan vokasi diperlukan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan global. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam media pembelajaran kejuruan melalui pengembangan simulasi Sistem Otomasi Gedung Hijau berbasis Internet of Things (IoT) di SMK Negeri 1 Semarang. Metode pelaksanaan menggabungkan Participatory Action Learning System dan Project Based Learning, meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan prototipe IoT berbasis ESP32, pelatihan guru dan siswa, serta implementasi pembelajaran di kelas. Kegiatan menghasilkan prototipe smart home yang dilengkapi sensor DHT11, kunci pintu otomatis berbasis motor servo, tujuh titik pencahayaan otomatis, dan dashboard monitoring berbasis Blynk. Guru dan siswa berpartisipasi aktif dalam merancang dashboard blynk, sehingga media ini dapat dioperasikan secara mandiri setelah pendampingan singkat. Kegiatan ini secara eksplisit mengaitkan praktik pembelajaran dengan SDG 4, SDG 7, SDG 11, dan SDG 13, sehingga memperkuat pemahaman aplikatif siswa terhadap teknologi hijau dan efisiensi energi. Model ini bersifat replikatif dan open-source, sehingga mendukung keberlanjutan pendidikan vokasi tanpa bergantung pada peralatan mahal.