Muhammad Subhan Setowara
Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Resolusi Konflik Antar Suporter Sepak Bola di Indonesia melalui Edukasi Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Perdamaian Hafid Adim Pradana; Muhammad Subhan Setowara
Sospol Vol. 10 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v10i2.45967

Abstract

Konflik antarsuporter sepak bola di Indonesia merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya berakar pada rivalitas antarklub, tetapi juga berkaitan dengan identitas kolektif, trauma historis, provokasi simbolik, ketimpangan sosial, serta lemahnya intervensi kelembagaan. Berbagai upaya perdamaian yang selama ini dilakukan cenderung bersifat reaktif, sporadis, dan belum mampu membangun perdamaian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model resolusi konflik berbasis glokalisasi pendidikan damai yang kontekstual dengan karakter komunitas suporter di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multikota di Malang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Data diperoleh melalui studi dokumentasi kemudian dianalisis secara tematik dengan mengacu pada pendekatan conflict transformation dan resolusi konflik berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resolusi konflik perlu mengintegrasikan nilai-nilai global seperti non-kekerasan, keadilan restoratif, dan hak asasi manusia dengan nilai lokal seperti gotong royong, rukun, musyawarah, dan solidaritas. Model yang ditawarkan mencakup tiga pendekatan utama: preventif, partisipatif, dan berkelanjutan. Model ini menempatkan komunitas suporter sebagai aktor utama transformasi perdamaian melalui pendidikan damai, dialog lintas suporter, aksi sosial, peaceworker, serta monitoring dan evaluasi partisipatif