Zakia Intan Wulanda
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AMINULLAH LAMPUNG

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tren Model Asesmen Diagnostik-Formatif dalam Pembelajaran PAI Sekolah Dasar Zakia Intan Wulanda
Jurnal Transformasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Transformasi Pendidikan Dasar
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67197/jtpd.v2i2.298

Abstract

Perubahan kebijakan kurikulum dan meluasnya teknologi digital menggeser asesmen Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) di sekolah dasar dari kegiatan pengukuran hasil menuju proses pengambilan keputusan pembelajaran. Artikel ini memetakan tren perkembangan, variasi instrumen, pendekatan pedagogis, penggunaan teknologi, serta implikasi asesmen diagnostik dan formatif pada pembelajaran PAI SD periode 2016–2025. Penelitian menggunakan integrative literature review dengan prosedur pencarian, seleksi, ekstraksi, dan pengodean tematik yang diinformasikan PRISMA. Korpus sintesis terdiri atas 50 publikasi ilmiah, dokumen kebijakan, dan karya teoretik yang relevan dengan asesmen kelas, PAI, pendidikan dasar, diagnostik, formatif, dan digital. Hasil menunjukkan tiga pergeseran utama: dari tes awal tunggal ke diagnosis kesiapan kognitif–nonkognitif dan miskonsepsi; dari penilaian formatif sebagai kuis menuju Assessment for Learning (AfL) dan Assessment as Learning (AaL); serta dari digitalisasi pengumpulan jawaban ke pemanfaatan data untuk umpan balik dan diferensiasi. Pada PAI, instrumen objektif berguna untuk pemetaan konsep, tetapi tidak memadai untuk menyimpulkan internalisasi nilai. Observasi terstruktur, rubrik performa, jurnal refleksi, konferensi belajar, penilaian diri, dan bukti tindakan perlu diorkestrasikan secara triangulatif. Tantangan terbesar ialah literasi asesmen guru, waktu, validitas inferensi akhlak, kesenjangan akses digital, dan risiko reduksi nilai spiritual menjadi skor. Artikel menawarkan model siklus diagnostik-formatif integratif berbasis bukti, dialog, dan tindak lanjut diferensiatif.
Peningkatan Literasi dan Keterampilan Tata Cara Shalat Gerhana Melalui Pendekatan ABCD pada Siswa SMK Zakia Intan Wulanda
Jurnal Sinergi Bangsa Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sinergi Bangsa
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67197/jsb.v2i2.297

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) umumnya berfokus pada ibadah mahdhah harian dan pembentukan karakter vokasional, sehingga materi fikih insidental seperti shalat gerhana seringkali direduksi menjadi hafalan kognitif tanpa simulasi praktis. Pengabdian ini bertujuan merekonstruksi pemahaman kognitif, melatih keterampilan psikomotorik (tata cara shalat dan khutbah), serta mengaktivasi modal sosial siswa sebagai agen penggerak (peer-educator). Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) melalui siklus 5D (Discovery, Dream, Design, Define, Destiny) dengan memaksimalkan aset sekolah, utamanya anggota Ekstrakurikuler Kerohanian Islam (Rohis). Kegiatan workshop dan simulasi ini dilaksanakan di SMK Grafika Pringsewu dan dievaluasi menggunakan mixed-methods sederhana. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata skor N-Gain keseluruhan sebesar 0.75 (kategori Tinggi). Peningkatan paling tajam terjadi pada penguasaan tata cara dan rukun shalat (N-Gain 0.84), diikuti pemahaman integrasi sains-fikih (N-Gain 0.72), dan praktik khutbah gerhana (N-Gain 0.68). Kegiatan ini berhasil mengkapitalisasi aset sekolah dan mencetak kader "Khatib Remaja" untuk pelaksanaan ibadah insidental di lingkungan SMK Grafika Pringsewu.