Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Pesantren Dan Madrasah Dalam Perjalanan Sejarah Pendidikan Islam Di Kabupaten Ogan Komering Ulu Faozan; Azwar Aripin
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.116

Abstract

Pesantren and madrasah are Islamic educational institutions that have played an important role in shaping the socio-religious development of Indonesian society. This study aims to analyze the dynamics of pesantren and madrasah in the historical development of Islamic education in Ogan Komering Ulu (OKU Regency). This research employs a qualitative approach using historical methods through literature studies, document analysis, and examination of historical sources related to local Islamic education development. The findings indicate that pesantren have functioned as centers for religious knowledge transmission, character building, and the regeneration of Islamic scholars, while madrasah have represented the modernization of Islamic education through the integration of religious and general sciences. The development of these institutions demonstrates their ability to adapt to social changes, national education policies, and globalization challenges while maintaining Islamic identity. Pesantren and madrasah in OKU have also contributed as agents of social transformation through community empowerment, preservation of Islamic culture, and the development of local leaders. This study confirms that pesantren and madrasah remain essential foundations for the sustainability of Islamic education at the regional level.
Dinamika Pendidikan Islam di Kabupaten OKU: Studi Sejarah pada Abad ke-20 hingga Kini Azwar Aripin; Faozan
Genta Bangsa : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2026): Genta Bangsa: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : PT. Panca Publishing Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67315/gentabangsa.v1i02.117

Abstract

Islamic education plays an important role in the social, cultural, and religious development of Indonesian society. This study aims to analyze the dynamics of Islamic education in Ogan Komering Ulu (OKU Regency) from the twentieth century to the present, focusing on the development of Islamic educational institutions, the transformation of pesantren and madrasah, and their adaptation to social changes and national education policies. This research employs a historical method with a qualitative approach through literature studies, document analysis, and examination of historical sources related to local Islamic education development. The findings reveal that Islamic education in OKU developed from community-based learning systems in mosques, surau, and religious gatherings into more structured institutions such as pesantren and madrasah. Pesantren functioned as institutions for preserving Islamic scholarly traditions and character formation, while madrasah represented the modernization of Islamic education through the integration of religious and general sciences. This study confirms that Islamic education in OKU demonstrates strong adaptability in maintaining Islamic identity while responding to contemporary educational challenges.
Pembinaan Masyarakat Dalam Pemulasaraan Jenazah Di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Oku Faozan
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i2.1138

Abstract

Pemulasaraan jenazah merupakan salah satu kewajiban sosial-keagamaan (fardhu kifayah) yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat agar dapat dilaksanakan secara tepat sesuai tuntunan agama. Permasalahan yang ditemukan di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU adalah masih terbatasnya masyarakat yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan proses penyelenggaraan jenazah secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemulasaraan jenazah melalui pelatihan berbasis teori dan praktik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan masyarakat sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah serta peningkatan keterampilan dalam praktik memandikan, mengkafani, dan menshalatkan jenazah. Antusiasme peserta menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan, sedangkan keterbatasan waktu menjadi kendala yang perlu diperhatikan dalam pengembangan program lanjutan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemandirian masyarakat dalam menjalankan pelayanan sosial-keagamaan serta memperkuat kapasitas komunitas dalam menghadapi kebutuhan pemulasaraan jenazah di lingkungan desa.