Ashra Adilla Putri
Universitas Sahid Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Edukasi Interaktif (Video Animasi) terhadap Kesiapan Self-Care Menarche pada Remaja Putri Ashra Adilla Putri; Atik Aryani; Anik Suwarni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 4 (2026): Agustus 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i4.2575

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang menandai awal pubertas pada remaja putri. Kurangnya pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi menarche dapat menimbulkan kecemasan, ketakutan, serta ketidaksiapan dalam melakukan self-care sehingga diperlukan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media edukasi interaktif berupa video animasi terhadap kesiapan self-care menarche pada remaja putri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 66 remaja putri yang belum mengalami menarche dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kesiapan self-care menarche yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebanyak 61 responden (92,4%) berada pada kategori kurang siap, sedangkan setelah intervensi sebanyak 42 responden (63,6%) berada pada kategori siap. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan media edukasi interaktif video animasi terhadap kesiapan self-care menarche. Dengan demikian, video animasi efektif meningkatkan kesiapan self-care menarche pada remaja putri dan berkontribusi sebagai inovasi media promosi kesehatan yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah maupun pelayanan kesehatan.