Karsinoma prostat merupakan salah satu keganasan dengan insidensi tertinggi pada laki-laki dan masih menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas yang bermakna, khususnya pada kelompok usia lanjut. Pemeriksaan Prostate-Specific Antigen (PSA) dan penilaian Gleason score pada spesimen Transurethral Resection of Prostate (TURP) dan biopsi prostat merupakan komponen penting dalam evaluasi karsinoma prostat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara Gleason score dengan kadar PSA pada penderita karsinoma prostat di RS X Jakarta Barat. Metode penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder dari arsip laboratorium patologi anatomi. Sampel terdiri atas pasien karsinoma prostat yang memiliki data kadar PSA dan hasil histopatologi dari TURP dan biopsi prostat. Analisis hubungan dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil dari 64 pasien yang memenuhi kriteria penelitian, sebagian besar berusia 71–80 tahun (40,6%). Adenokarsinoma asinar merupakan tipe histopatologi tersering (90,6%). Sebagian besar pasien termasuk kelompok risiko tinggi berdasarkan Gleason score (73,4%) dan memiliki kadar PSA tinggi (>10 ng/mL) (85,9%). Uji korelasi Spearman menunjukkan rho = -0,126 dengan p = 0,322, sehingga tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara Gleason score dengan kadar PSA. Simpulan pada penelitian ini, peningkatan Gleason score tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan peningkatan kadar PSA sehingga kadar PSA tidak dapat digunakan sebagai indikator tunggal untuk memprediksi agresivitas tumor. Oleh karena itu, interpretasi kadar PSA perlu dipadukan dengan parameter klinis, histopatologis dan radiologis lainnya.