Pengelolaan limbah organik rumah tangga dan kebun di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang belum dilakukan secara optimal. Limbah sayur masih banyak dibuang secara terbuka atau dibakar, sementara potensi pemanfaatannya sebagai bahan baku pupuk organik belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan limbah organik lokal menjadi pupuk organik cair (POC) yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan budidaya jagung. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Tuah Talino di Kelurahan Mayasopa yang beranggotakan 10 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan program, sosialisasi, demonstrasi dan praktik pembuatan POC, serta evaluasi pelaksanaan dan keberlanjutan program. POC dibuat menggunakan limbah sayur dan limbah kebun sebagai bahan baku, dengan penambahan EM4 dan gula merah untuk mendukung proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra dapat mengikuti dan mempraktikkan tahapan pembuatan POC, mulai dari persiapan dan pencacahan bahan, pencampuran bahan, perakitan sistem fermentasi, hingga pemantauan proses. Mitra juga menunjukkan respons dan partisipasi aktif selama kegiatan, serta menilai teknologi yang diperkenalkan sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan mereka. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah organik melalui teknologi sederhana dan pendekatan partisipatif dapat meningkatkan pengalaman praktis dan kapasitas teknis kelompok tani dalam mengolah limbah menjadi POC.