Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar serta belum optimalnya pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran menjadi permasalahan yang melatarbelakangi penerapan media SI PITUNG (Simalungun Pintar Berhitung) di SDN 091273 Karang Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan media SI PITUNG sebagai media pembelajaran numerasi berbasis kearifan lokal Simalungun serta menganalisis respons siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIA dan guru kelas di SDN 091273 Karang Bangun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SI PITUNG berbasis permainan papan ular tangga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan, dan interaktif. Berdasarkan hasil observasi, antusiasme siswa terhadap penggunaan media memperoleh skor 4 dengan kategori sangat baik, sedangkan keaktifan siswa dalam berdiskusi dan menyelesaikan kartu soal memperoleh skor 3 dengan kategori baik. Siswa terlibat dalam kegiatan diskusi dan kerja sama kelompok untuk menyelesaikan kartu soal numerasi dan kartu habonaron. Penerapan media juga membantu siswa mengenal kearifan lokal Simalungun melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Meskipun sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal matematika, proses kolaborasi antarsiswa membantu mereka menemukan jawaban secara bersama-sama. Dengan demikian, SI PITUNG dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran numerasi sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Simalungun di sekolah dasar.