Rahshen Maria Margareth Sibuea
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal melalui Pemanfaatan Tumbuhan Obat dalam Upaya Menumbuhkan Kemampuan Literasi Konservasi Siswa SMP Kelas VII Rahshen Maria Margareth Sibuea; Suroso Mukti Leksono; Septi Kurniasih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4951

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap pemanfaatan dan pelestarian tumbuhan obat menunjukkan bahwa kearifan lokal belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk membangun literasi konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validasi serta respon siswa terhadap e-modul berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan tumbuhan obat guna menumbuhkan kemampuan literasi konservasi siswa SMP kelas VII. Pengembangan dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model 4D yang dibatasi hingga tahap Develop, dengan pengumpulan data melalui lembar validasi ahli materi dan ahli bahan ajar, tanggapan guru IPA, serta angket respon siswa yang diolah secara deskriptif kuantitatif. Produk yang dihasilkan memuat lima indikator literasi konservasi, yakni pengetahuan, kesadaran, perilaku, keterampilan, dan partisipasi, yang dihadirkan secara bertahap melalui uraian materi keanekaragaman hayati dan tumbuhan obat khas Kasepuhan Citorek, wawasan mengenai ancaman terhadap kelestarian tumbuhan, sistem pengelolaan hutan adat, hingga tiga rangkaian aktivitas berupa pengamatan morfologi tumbuhan, pembuatan jamu sederhana, dan praktik penanaman tumbuhan obat di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan skor validasi ahli sebesar 90,4% dan tingkat respon siswa sebesar 87,29%, keduanya berada pada kategori sangat layak. Dengan demikian, e-modul ini terbukti layak digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang mendukung penguatan literasi konservasi siswa SMP kelas VII.