Abstrak—Dinas Pendidikan Aceh telah menerapkan Sistem Informasi Beasiswa Yatim Piatu (SIBAY) untuk mengelola proses pendaftaran, seleksi, dan penyaluran beasiswa. Sistem ini menjadi salah satu perangkat yang diandalkan oleh lembaga-lembaga penyalur beasiswa di Aceh, salah satunya Yayasan Sultan Muhammad Yasin, dalam membantu proses pengajuan, seleksi, hingga penyaluran beasiswa bagi anak-anak yatim piatu. Meskipun SIBAY telah berjalan, sejauh mana sistem tersebut mampu memenuhi harapan pengguna belum pernah diukur secara terstruktur, khususnya di lingkungan Yayasan Sultan Muhammad Yasin. Penelitian ini bertujuan menjawab persoalan tersebut dengan menggunakan pendekatan Customer Satisfaction Index (CSI), yaitu metode yang mampu memotret kepuasan pengguna secara utuh berdasarkan tingkat kinerja dan tingkat kepentingan dari setiap aspek layanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengguna SIBAY di lingkungan Yayasan Sultan Muhammad Yasin, kemudian diolah melalui perhitungan Mean Importance Score (MIS), Mean Satisfaction Score (MSS), Weight Factor (WF), dan Weight Score (WS) hingga diperoleh satu nilai indeks kepuasan (CSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks CSI sebesar 82,65% yang termasuk dalam kategori sangat puas. Nilai ini menjadi cermin bagi Yayasan Sultan Muhammad Yasin dan Dinas Pendidikan Aceh dalam menilai sejauh mana SIBAY telah melayani penggunanya dengan baik, sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan. Kata kunci: Kepuasan Pengguna, Sistem Informasi, Beasiswa, SIBAY, Customer Satisfaction Index (CSI)