Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN ENGAGEMENT DALAM MEMEDIASI PENGARUH CONTENT MARKETING DAN PERCEIVED EXPERTISE TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA MEDIA SOSIAL PERUSAHAAN BOILER Aulia Azarah Tinasyah Putri; Ika Diyah Candra Arifah; Achmad Fitro; Muhammad Fachmi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh content marketing dan perceived expertise terhadap purchase intention pada media sosial perusahaan industrial boiler, serta menjelaskan peran mediasi engagement dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu individu yang bekerja pada perusahaan manufaktur dan pernah melihat konten media sosial perusahaan boiler dalam enam bulan terakhir. Data kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil analisis menunjukkan bahwa content marketing dan perceived expertise berpengaruh positif dan signifikan terhadap engagement. Selain itu, engagement terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Penelitian ini juga menemukan bahwa engagement mampu memediasi pengaruh content marketing dan perceived expertise terhadap purchase intention. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menguji peran engagement sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara content marketing dan perceived expertise terhadap purchase intention pada konteks pemasaran digital perusahaan industrial boiler (B2B) yang masih relatif terbatas dalam literatur pemasaran digital. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi PT Taruna Eka Setia dalam mengoptimalkan strategi content marketing di media sosial, memperkuat perceived expertise, serta meningkatkan engagement audiens guna mendorong purchase intention terhadap produk dan layanan perusahaan.