I Gede Pramana Yogi Angestu
Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Perhitungan Overhead Cost IGD Berbasis Activity Based Costing Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Rawat Jalan I Gede Pramana Yogi Angestu; Rian Andriani; Mira Veranita
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1646

Abstract

Pendahuluan: Perhitungan biaya pelayanan kesehatan yang akurat merupakan faktor penting dalam mendukung efisiensi pengelolaan rumah sakit. Penggunaan metode perhitungan biaya tradisional dalam mengalokasikan biaya overhead sering menimbulkan distorsi biaya karena tidak mempertimbangkan konsumsi aktivitas secara spesifik. Tujuan: Untuk mengevaluasi penerapan Activity-Based Costing (ABC) dalam perhitungan overhead cost Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan efisiensi biaya rawat jalan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, serta analisis dokumen keuangan rumah sakit. Analisis dilakukan melalui identifikasi aktivitas, pengelompokan aktivitas ke dalam cost pool, penentuan cost driver, pembebanan biaya menggunakan metode ABC, dan triangulasi sumber data. Hasil:Metode Activity-Based Costing mampu mengalokasikan biaya overhead secara lebih proporsional berdasarkan aktivitas yang mengonsumsi sumber daya dibandingkan metode tradisional. Informasi biaya yang dihasilkan menjadi lebih akurat sehingga mendukung pengambilan keputusan manajerial, evaluasi efisiensi penggunaan sumber daya, serta penyusunan tarif pelayanan yang lebih rasional. Implementasi metode ABC masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sistem informasi manajemen rumah sakit, kompleksitas aktivitas pelayanan, dan kesiapan sumber daya manusia. Simpulan: Penerapan Activity-Based Costing berpotensi meningkatkan efisiensi biaya rawat jalan melalui penyediaan informasi biaya yang lebih akurat dan dapat dijadikan dasar dalam pengendalian biaya serta perencanaan keuangan rumah sakit.