Lutfi Saifuddin Anhar
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksisi Tumor Lidah Ec Pyogenic Granuloma dengan Ulkus Dorsum Pedis Sinistra Lutfi Saifuddin Anhar; Hitaputra Agung Wardhana
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pyogenic granuloma merupakan lesi jinak vaskular yang sering muncul sebagai respons terhadap trauma lokal, iritasi kronis, atau perubahan hormonal. Lesi ini ditandai dengan pertumbuhan cepat, warna merah keunguan, serta kecenderungan mudah berdarah, sehingga sering menimbulkan kecurigaan terhadap keganasan dan memerlukan pendekatan diagnostik yang tepat. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan gambaran klinis, proses penegakan diagnosis, tatalaksana, serta luaran klinis pada pasien dengan pyogenic granuloma. Pasien datang dengan keluhan benjolan yang cepat membesar dan mudah berdarah. Penegakan diagnosis dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta konfirmasi pemeriksaan histopatologis. Tatalaksana berupa eksisi bedah lengkap pada lesi disertai eliminasi faktor pencetus yang diduga berperan dalam terjadinya kelainan. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan proliferasi kapiler dengan stroma edematous dan infiltrasi sel radang tanpa adanya tanda keganasan, yang konsisten dengan diagnosis pyogenic granuloma. Pasca tindakan, pasien menunjukkan penyembuhan luka yang baik tanpa komplikasi maupun tanda kekambuhan selama masa observasi. Kasus ini menegaskan pentingnya identifikasi dini dan pendekatan diagnostik yang tepat untuk membedakan pyogenic granuloma dari lesi neoplastik lainnya. Penatalaksanaan yang adekuat melalui eksisi bedah memberikan hasil klinis yang optimal serta menurunkan risiko kekambuhan.