Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tren, Inovasi, dan Tantangan Teknologi Pendidikan: Tinjauan Literatur Naratif terhadap Transformasi Pendidikan Agama Islam di Indonesia Mohammad Usman; Moh Izzul Fikri; Zaki Miftahul Khoir; Mad Jumli
Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This narrative literature review examines how trends, innovations, and challenges in educational technology relate to the transformation of Islamic religious education in Indonesia amidst the increasing integration of artificial intelligence and digital learning, an area where integrated studies remain relatively limited. Literature was gathered from Google Scholar, SINTA, and Publish or Perish. The initial pool of 72 records was filtered down to 33. This was done following title, abstract, and duplication screening. The pool was further reduced to 17 after a full-text eligibility review. This yielded 10 articles published between 2025 and 2026. These met the inclusion criteria for thematic analysis. The findings show that educational technology transformation in Islamic Religious Education in Indonesia is shifting from the use of LMS and digital media toward AI, gamification, learning analytics, augmented reality, virtual reality, and adaptive learning. Learning interactivity, flexibility, personalisation, and accessibility are enhanced by these innovations. However, researchers have only implemented them to a limited extent conceptually and developmentally, and there is still limited empirical evidence from classroom practice. Teachers' digital competence, infrastructure gaps, the validity of religious information, AI ethics, and the limitations of technology in developing students' affective and spiritual dimensions are just some of the key challenges. Therefore, we must integrate technology, pedagogy, teacher competence, and Islamic values in a balanced way to achieve transformation.
Konsep Masyarakat Madani Nurcholish Madjid Dan Relevansinya Terhadap Dinamika Pendidikan Agama Islam Di Era Digital Mohammad Usman; Moh Dafa Islami; Ahmad Rofiki; Syahrur Ramadhani
Reskilling Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meski sejumlah kajian tentang Masyarakat Madani dan pemikiran Nurcholish Madjid dalam pendidikan agama telah menunjukkan adanya relevansi dengan dinamika kontemporer, hubungan tersebut masih cenderung berbasis kesejajaran tematik, belum secara rinci mengkaji  keterkaitan prinsip-prinsip Masyarakat Madani dan persoalan digital dalam PAI beserta implikasi transformatifnya. Untuk itu, dengan basis kajian pustaka dan pendekatan kualitatif, kajian ini bertujuan mengkaji relasi, relevansi, dan implikasi prinsip-prinsip Masyarakat Madani Nurcholish Madjid sebagai landasan konseptual dalam merespons tantangan digitalisasi dalam konten PAI. Data dikumpulkan melalui penelusuran dan telaah pustaka relevan, yang kemudian dianalisis dengan teknik content analysis dengan tahapan reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber. Hasil kajian menyimpulkan bahwa prinsip Masyarakat Madani Nurcholish Madjid relevan sebagai landasan transformasi PAI di era digital, melalui lima dimensi: teologis, kemanusiaan dan keadilan, kebebasan dan keberagaman, demokrasi dan tata kelola sosial, serta etika dan akhlak sosial. Prinsip tersebut menjadi kerangka untuk menghadapi tantangan digital sekaligus mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tidak sekadar berorientasi pada kecanggihan, tetapi pada pembentukan peserta didik yang beriman, kritis, inklusif, toleran, demokratis, dan berakhlak.