Penelitian pengembangan yang menghasilkan produk media e-majalah Eksplorasi Madura pada Mata Pelajaran IPAS Bab 7 Topik A Materi Warisan Budaya untuk kelas V SDN Demangan 1 Bangkalan ini mengacu pada kendala belum digunakannya media pembelajaran. Hal ini didasarkan pada observasi awal yang menunjukkan guru cenderung menggunakan metode ceramah dan buku teks, sehingga peserta didik kurang antusias serta perhatiannya mudah teralihkan. Di sisi lain, analisis kebutuhan menunjukkan 80% peserta didik memiliki gaya belajar visual dan membutuhkan media digital untuk meningkatkan motivasi serta pemahaman.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan, kemenarikan, dan keefektifan dari produk yang dikembangkan. Studi pengembangan ini berpedoman pada model ADDIE yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Kevalidan didasarkan pada penilaian validator yang mendapatkan predikat sangat valid dengan persentase: ahli materi 97,5%, ahli media 90%, dan ahli desain pembelajaran 87,5%. Kemenarikan produk diperoleh berdasarkan angket respon guru sebesar 100% dan angket respon peserta didik sebesar 92,22% dengan kriteria sangat menarik. Sementara itu, keefektifan produk dianalisis dari hasil evaluasi ketuntasan belajar klasikal peserta didik yang mencapai 100%. Keefektifan ini juga didukung oleh hasil pengamatan aktivitas guru yang mencapai 100% serta pengamatan aktivitas peserta didik sebesar 94,63% dengan kriteria sangat efektif. Dapat disimpulkan bahwasannya produk e-majalah berbasis kearifan lokal yang dikembangkan bisa digunakan dalam pembelajaran karena telah teruji sangat valid, menarik, dan efektif.