Abd. Razak J. Sabara
Universitas Almarisah Madani

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Produksi Industri Rumah Tangga Kripik Singkong di Kabupaten Pangkep melalui Penerapan Alat Pemotong Otomatis, Perhitungan HPP dan Inovasi Kemasan Nur Asmi Ainun Kamal; Fika Hartina Sari; Abd. Razak J. Sabara; Rina Mustika Nurhalisa; Ulfi Aulia
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5224

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, kemampuan manajemen usaha, dan kualitas produk melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemotong singkong otomatis, pelatihan perhitungan HPP, serta inovasi kemasan produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melibatkan mitra secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan sehingga solusi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan riil usaha. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas lima tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 20 kg menjadi 30 kg per proses, penurunan waktu pengirisan dari 2–3 jam menjadi 30–45 menit, meningkatnya keseragaman hasil irisan, kemampuan mitra dalam menghitung HPP, serta penggunaan kemasan yang lebih menarik dan informatif. Program pengabdian selanjutnya disarankan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada pendampingan berkelanjutan melalui digitalisasi manajemen usaha, penguatan pemasaran digital, pengurusan legalitas produk, serta monitoring dan evaluasi secara periodik. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan keberlanjutan hasil program, meningkatkan kemandirian mitra, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk lokal secara berkelanjutan.