Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, kemampuan manajemen usaha, dan kualitas produk melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemotong singkong otomatis, pelatihan perhitungan HPP, serta inovasi kemasan produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melibatkan mitra secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan sehingga solusi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan riil usaha. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas lima tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 20 kg menjadi 30 kg per proses, penurunan waktu pengirisan dari 2–3 jam menjadi 30–45 menit, meningkatnya keseragaman hasil irisan, kemampuan mitra dalam menghitung HPP, serta penggunaan kemasan yang lebih menarik dan informatif. Program pengabdian selanjutnya disarankan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada pendampingan berkelanjutan melalui digitalisasi manajemen usaha, penguatan pemasaran digital, pengurusan legalitas produk, serta monitoring dan evaluasi secara periodik. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan keberlanjutan hasil program, meningkatkan kemandirian mitra, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026