Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan QRIS dan Perilaku Konsumtif terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Pribadi Mahasiswa Akuntansi Elli Ayu Rutmayasari; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.1883

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan perilaku konsumtif terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi (financial management accountability) mahasiswa akuntansi di Solo Raya. Kesenjangan penelitian terletak pada dominannya studi QRIS yang menelaah adopsi, kemudahan, manfaat, keamanan, efisiensi transaksi, atau perilaku konsumtif, sementara hubungan penggunaan QRIS dan perilaku konsumtif dengan konstruk akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi pada mahasiswa akuntansi masih terbatas. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi sebagai variabel dependen yang dipengaruhi oleh penggunaan QRIS dan perilaku konsumtif pada mahasiswa akuntansi, yang masih jarang diteliti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 74 mahasiswa akuntansi pengguna QRIS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi (B=0,753; SE=0,100; β=0,669; t=7,507; p<0,001), sedangkan perilaku konsumtif tidak berpengaruh signifikan (B=0,057; SE=0,075; β=0,068; t=0,762; p=0,448). Model menjelaskan 47,7% variasi financial management accountability (R²=0,477). Temuan ini menunjukkan bahwa QRIS dalam konteks sampel penelitian lebih konsisten dengan mekanisme keterlacakan riwayat transaksi daripada dugaan bahwa pembayaran nontunai secara otomatis menurunkan pengendalian pengeluaran.   This study aims to analyze the influence of Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) usage and consumptive behavior on the personal financial management accountability of accounting students in the Solo Raya region. The research gap lies in the fact that most QRIS studies focus on adoption, ease of use, benefits, security, transaction efficiency, or consumptive behavior, whereas research linking QRIS usage and consumptive behavior to the construct of personal financial management accountability among accounting students remains limited. The study’s novelty lies in examining personal financial management accountability as a dependent variable influenced by QRIS usage and consumptive behavior among accounting students—an area that has rarely been investigated. A quantitative approach using a survey method was employed. Data were collected via online questionnaires from 74 accounting students who use QRIS, selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that QRIS usage has a positive and significant effect on personal financial management accountability (B=0.753; SE=0.100; β=0.669; t=7.507; p<0.001), whereas consumptive behavior does not have a significant effect (B=0.057; SE=0.075; β=0.068; t=0.762; p=0.448). The model explains 47.7% of the variation in personal financial management accountability (R²=0.477). These findings suggest that, within the context of the study sample, QRIS aligns more closely with the mechanism of transaction history traceability than with the assumption that cashless payments automatically diminish expenditure control.