Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Efektivitas Kebijakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap Perilaku Konsumsi Konglomerat di Indonesia Juanita Wahyu Pramudipta; Fadjar Harimurti; Aris Eddy; Sinta Putriana
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w68bdd43

Abstract

The Luxury Goods Sales Tax (PPnBM) policy is designed not only as a state revenue instrument but also as a regulative tool (fungsi regulerend) to foster social justice and curb the regressive consumption patterns of high-net-worth individuals. However, regulatory loopholes are frequently exploited by conglomerates to minimize this tax burden. This study aims to evaluate the effectiveness of PPnBM collection on ultra-luxury goods such as supercars, private jets, and other luxury asset ownership instruments and to analyze the accompanying tax avoidance patterns. Utilizing a descriptive qualitative method with a policy analysis and literature review approach, this study finds that the imposition of high PPnBM is often countered by tax burden shifting schemes, such as purchasing assets through legal entities (corporations) to be claimed as deductible fiscal expenses. This study recommends the imperative strengthening of the substance over form regulation to optimize tax equity
Pengaruh Penggunaan E-Wallet Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Generasi Gen Z Clara Dinda Christina; Aris Eddy; Sinta Putriana
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/183bsv30

Abstract

This study aims to examine the impact of digital wallet usage on the financial habits of Generation Z. The independent variables tested include economic value, ease of use, social influence, corporate reputation, promotion, features, curiosity, and reward. A quantitative approach was applied utilizing a purposive sampling technique, with questionnaires distributed to 100 Generation Z respondents. The regression analysis results indicate that, simultaneously, all independent variables exert a significant influence on financial behavior. However, partially, only a few variables, such as promotion and reward, are proven to have a significant effect. This study concludes that positive e-wallet usage can foster more controlled and prudent financial behavior among Generation Z, while also providing implications for the development of digital financial literacy.
Pengaruh Pemutihan Pajak, Sosialisasi, Kualitas Pelayanan, dan Samsat Keliling terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua di SAMSAT Kota Sragen Naila Musyarofah; Rispantyo; Aris Edy Sarwono; Sinta Putriana
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Indonesia, dengan 43,76% kendaraan tidak melakukan daftar ulang pada akhir tahun 2022, melatarbelakangi penelitian ini, termasuk di Kantor SAMSAT Kota Sragen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program Pemutihan Pajak, Sosialisasi Pajak, Kualitas Pelayanan Pajak, dan Samsat Keliling terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Roda Dua, baik parsial maupun simultan. Penelitian kuantitatif eksplanatori ini menggunakan sampel 100 responden yang dipilih melalui accidental sampling dan dihitung dengan rumus Slovin, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji F menunjukkan keempat variabel berpengaruh signifikan secara simultan (F = 70,912; sig. 0,000) dengan kontribusi 74,9% (R² = 0,749). Secara parsial, seluruh variabel berpengaruh positif dan signifikan, dengan Samsat Keliling sebagai faktor paling dominan (β = 0,303), diikuti Sosialisasi Pajak (β = 0,240), Kualitas Pelayanan Pajak (β = 0,165), dan Program Pemutihan Pajak (β = 0,159). Temuan ini membuktikan bahwa perluasan jangkauan layanan keliling merupakan strategi paling efektif untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sragen.
Faktor Penentu dan Hambatan Transisi Sistem Administrasi Coretax di Kalangan Wajib Pajak Perorangan Nazriela Raya Ardani; Fadjar Harimurti; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.9086

Abstract

Peluncuran Sistem Administrasi Pajak Inti pada tanggal 1 Januari 2025 menandai modernisasi administrasi perpajakan Indonesia yang paling luas dalam dua dekade, namun peluncuran awal sistem ini disertai dengan keluhan operasional yang luas dari para pembayar pajak. Penelitian ini mengkaji determinan transisi ke Coretax dan mengidentifikasi hambatan utama yang dialami Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Karanganyar. Berdasarkan Model Penerimaan Teknologi dan kerangka Teknologi-Organisasi-Lingkungan, penelitian ini mengadopsi desain studi kasus kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner Likert lima poin dari 109 wajib pajak orang pribadi yang dipilih secara purposive sampling, dengan ukuran minimum ditentukan melalui rumus Slovin dengan margin kesalahan 10%. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling pada SmartPLS 4.0, dilengkapi dengan analisis deskriptif rerata indikator. Model struktural menjelaskan 65,1% varian transisi Coretax (R² = 0,651) dengan relevansi prediktif yang kuat (Q² = 0,603). Literasi pajak digital (? = 0.324; t = 3.333), kesiapan infrastruktur teknologi (? = 0.297; t = 3.073) dan dukungan teknis (? = 0.357; t = 4.388) masing-masing memberikan pengaruh positif dan signifikan, dengan dukungan teknis menjadi prediktor paling dominan (f² = 0.241). Analisis deskriptif menemukan tiga hambatan nyata: kemampuan pelaporan pajak digital yang terbatas, ketidakcocokan perangkat, dan akses yang tidak merata ke layanan bantuan otoritas pajak. Temuan-temuan yang ada menunjukkan bahwa keberhasilan reformasi perpajakan digital di tingkat kantor tidak terlalu bergantung pada peraturan, melainkan pada kesiapan dan dukungan yang diberikan kepada wajib pajak, dan hal ini menawarkan agenda yang ditargetkan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk menstabilkan transisi tersebut.
Optimalisasi Edukasi Keuangan Keluarga untuk Mitigasi Risiko Stunting di Desa Mancasan Sukoharjo Sinta Putriana; Santi Putriani; Handy Nugraha; Tiara Fatmarizka
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.943

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, yang memengaruhi pertumbuhan individu dan produktivitas nasional. Di Desa Mancasan, tingginya angka stunting berkaitan dengan rendahnya kesadaran gizi dan lemahnya pengelolaan keuangan keluarga. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat diselenggarakan untuk mengedukasi ibu-ibu kader PKK tentang literasi keuangan sebagai strategi untuk mengurangi risiko stunting. Kegiatan yang melibatkan 40 peserta ini berhasil meningkatkan pemahaman secara signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 5,2 (tes awal) menjadi 8,0 (tes akhir). Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi, sesi tanya jawab, dan apresiasi terhadap layanan kesehatan gratis yang disediakan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi keuangan dapat memperkuat kesadaran akan hubungan antara penganggaran dan pemenuhan gizi keluarga. Mengingat dampak positifnya, inisiatif ini direkomendasikan untuk terus diimplementasikan dan direplikasi di komunitas lain guna meningkatkan upaya pencegahan stunting yang berkelanjutan. 
The Utilization of Social Media as a Digital Marketing Tool to Improve the Performance of MSMEs: A Literature Study Elizabeth Natalia Christien Wijaya; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i7.2424

Abstract

The rapid growth of social media has fundamentally transformed digital marketing strategies, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. This study aims to analyze the benefits of social media as a digital marketing tool and its impact on MSME performance through a systematic literature review approach. Using qualitative methods, this research examined 25 scientific publications published between 2019 and 2024, supplemented by observational analysis of Instagram and TikTok analytics data, as well as survey results from MSME practitioners. The findings reveal that social media utilization—particularly through Instagram and TikTok—significantly contributes to increased brand awareness, expanded customer reach, increased sales volume, and reduced marketing costs for MSMEs. Instagram demonstrates strengths in visual brand storytelling and community engagement, while TikTok shows superior performance in organic reach and viral content distribution, particularly among younger demographic groups. MSMEs that actively manage social media platforms report an average revenue increase of 23–47% within the first year of adoption. However, several challenges remain, including limited digital literacy, inconsistent content management practices, and the absence of structured performance measurement frameworks. This study contributes a practical framework for MSME social media marketing by bridging theoretical perspectives with empirical evidence from the Indonesian market context.
Pengaruh Gaya Hidup dan Sikap Keuangan terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa di Kota Surakarta Theressa Graciana Christy; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10193

Abstract

Perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa menjadi isu yang semakin penting seiring berkembangnya gaya hidup modern dan meningkatnya akses terhadap berbagai layanan keuangan digital. Mahasiswa sebagai kelompok usia produktif dituntut mampu mengelola keuangan secara bijak agar dapat memenuhi kebutuhan saat ini serta mempersiapkan kondisi finansial di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup dan sikap keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang berdomisili di Kota Surakarta dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda setelah melalui pengujian validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Sikap keuangan juga berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Selain itu, gaya hidup dan sikap keuangan secara bersama-sama memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki gaya hidup lebih terkontrol dan sikap keuangan yang baik cenderung lebih mampu merencanakan, mengendalikan, dan mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan keuangan serta pembentukan sikap keuangan yang positif perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan mahasiswa, menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan mahasiswa, baik dalam memenuhi kebutuhan saat ini maupun perencanaan keuangan di masa mendatang.
PENGARUH INDEPENDENSI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA AUDITOR Anggin Gustia Rahma Dhani; Rispantyo; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auditor merupakan profesi yang bertanggung jawab dalam menjaga kredibilitas informasi keuangan dimana hasil laporan menentukan kepercayaan pengguna laporan keuangan terhadap informasi yang disajikan oleh perusahaan. Oleh karena itu, kinerja auditor menjadi salah satu aspek yang penting dalam proses audit untuk mencegah keraguan terhadap hasil laporan. Salah satu faktor yang memiliki pengaruh terhadap kinerja auditor ialah independensi dan gaya kepemimpinan. Sikap independen menjadi prinsip dasar yang harus dimiliki setiap auditor dan gaya kepemimpinan yang efektif juga dapat membantu auditor menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Surakarta dan Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode kausal komparatif. Sampel penelitian sebanyak 50 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen mengunakan kuisoner setiap variable yang valid dan reliabel. Analisi data menggunakan regresi linier sederhana dan bergand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dengan nilai signifikansi 0,024 < 0,05, gaya kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05 serta secara bersama kedua varianel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05 dan Y = 5.817 + 0.783 X1 + 0.328 X2. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh independensi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja auditor diman semakin tinggi independensi dan semakin baik gaya kepemimpinan yang diterapkan maka semakin tinggi kinerja auditor.
Pengaruh Penggunaan QRIS dan Perilaku Konsumtif terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Pribadi Mahasiswa Akuntansi Elli Ayu Rutmayasari; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.1883

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan perilaku konsumtif terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi (financial management accountability) mahasiswa akuntansi di Solo Raya. Kesenjangan penelitian terletak pada dominannya studi QRIS yang menelaah adopsi, kemudahan, manfaat, keamanan, efisiensi transaksi, atau perilaku konsumtif, sementara hubungan penggunaan QRIS dan perilaku konsumtif dengan konstruk akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi pada mahasiswa akuntansi masih terbatas. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi sebagai variabel dependen yang dipengaruhi oleh penggunaan QRIS dan perilaku konsumtif pada mahasiswa akuntansi, yang masih jarang diteliti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 74 mahasiswa akuntansi pengguna QRIS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan pribadi (B=0,753; SE=0,100; β=0,669; t=7,507; p<0,001), sedangkan perilaku konsumtif tidak berpengaruh signifikan (B=0,057; SE=0,075; β=0,068; t=0,762; p=0,448). Model menjelaskan 47,7% variasi financial management accountability (R²=0,477). Temuan ini menunjukkan bahwa QRIS dalam konteks sampel penelitian lebih konsisten dengan mekanisme keterlacakan riwayat transaksi daripada dugaan bahwa pembayaran nontunai secara otomatis menurunkan pengendalian pengeluaran.   This study aims to analyze the influence of Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) usage and consumptive behavior on the personal financial management accountability of accounting students in the Solo Raya region. The research gap lies in the fact that most QRIS studies focus on adoption, ease of use, benefits, security, transaction efficiency, or consumptive behavior, whereas research linking QRIS usage and consumptive behavior to the construct of personal financial management accountability among accounting students remains limited. The study’s novelty lies in examining personal financial management accountability as a dependent variable influenced by QRIS usage and consumptive behavior among accounting students—an area that has rarely been investigated. A quantitative approach using a survey method was employed. Data were collected via online questionnaires from 74 accounting students who use QRIS, selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that QRIS usage has a positive and significant effect on personal financial management accountability (B=0.753; SE=0.100; β=0.669; t=7.507; p<0.001), whereas consumptive behavior does not have a significant effect (B=0.057; SE=0.075; β=0.068; t=0.762; p=0.448). The model explains 47.7% of the variation in personal financial management accountability (R²=0.477). These findings suggest that, within the context of the study sample, QRIS aligns more closely with the mechanism of transaction history traceability than with the assumption that cashless payments automatically diminish expenditure control.