Farras Muhammad
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Representasi Kesenjangan Sosial Ekonomi dalam Film 13 Bom di Jakarta Farras Muhammad; Kiki Zakiah
Bandung Conference Series: Public Relations 427-434
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v6i2.25816

Abstract

Abstract. This research is entitled "Representation of Socio-Economic Inequality in the Film 13 Bombs in Jakarta". The object of this research is a mass communication media film 13 Bombs in Jakarta by Angga Dwimas Sasongko which will be released in 2023. The aim of this research is to find out the signs, objects and interpretants, which show social inequality in the film 13 Bom Di Jakarta, and to find out the meaning of socio-economic inequality in the film 13 Bom Di Jakarta. With Charles Sanders Peirce's semiotic analysis, signs according to Charles Sanders Peirce have a relationship between one sign and another sign. This research uses a qualitative approach with Charles Sanders Pierce's semiotic analysis method to assist researchers in observing scene fragments in 13 Bombs in Jakarta. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Representasi Kesenjangan Sosial Ekonomi Pada Film 13 Bom Di Jakarta”. Objek dari penelitian ini adalah sebuah media komunikasi massa film yang 13 Bom Di Jakarta karya Angga Dwimas Sasongko yang di rilis pada tahun 2023 . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanda-tanda sign, object, dan interpretant, yang menunjukan ketimpangan sosial pada film 13 Bom Di Jakarta, dan mengetahui makna ketimpangan sosial ekonomi pada film 13 Bom Di Jakarta. Dengan analisis Semiotika Charles Sanders Peirce, dimana tanda-tanda menurut Charles Sanders Pierce memiliki hubungan antara satu tanda dengan tanda lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Pierce untuk membantu peneliti dalam mengamati potongan scene dalam 13 Bom Di Jakarta.