Baiq Haura Audina Ananta Putri
Program Studi Farmasi Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pengolahan Limbah Kulit Pisang Menjadi Produk Kosmetik Fungsional Pada KUBE Waroh Maju Bersama di Desa Sesaot Lombok Barat Nurmi Hasbi; Nisa Isnaeni Hanifa; Eskarani Tri Pratiwi; Syahrani Febriyanti; Muthia Ramadhani; Baiq Haura Audina Ananta Putri; Lale Annisa Darajati; Baiq Wida Hardiana Putri; Baiq Finka Aidila Ananta; Ni Made Nindya Putri Apriantini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16221

Abstract

KUBE Waroh Maju Bersama di Desa Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, merupakan kelompok usaha yang mengolah pisang menjadi berbagai produk pangan sehingga menghasilkan limbah kulit pisang sekitar 85 kg per minggu yang belum dimanfaatkan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan nilai tambah limbah tersebut melalui pengembangan produk kosmetik fungsional berupa Banaskin Scrub, sekaligus meningkatkan kapasitas mitra dalam aspek produksi, mutu, dan pemasaran produk. Banaskin scrub adalah lulur dengan zat aktif dari simplisia kulit pisang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik, dan pendampingan intensif. Kegiatan yang telah dilaksanakan mencakup pembuatan simplisia kulit pisang, proses ekstraksi, formulasi body scrub, penyusunan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) produksi, serta pelatihan pengemasan, pelabelan, dan branding produk menggunakan aplikasi Canva. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KUBE Waroh Maju Bersama dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk kosmetik yang memiliki nilai tambah. Mitra telah mampu memproduksi Banaskin Scrub sesuai tahapan produksi yang terstandar, menyusun identitas produk melalui desain kemasan dan label, serta memahami pentingnya standar produksi dalam mendukung kualitas produk. Program ini berhasil mengubah limbah kulit pisang menjadi produk yang bernilai ekonomi, memperluas diversifikasi usaha KUBE Waroh Maju Bersama, serta memperkuat kapasitas mitra dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Pemanfaatan limbah organik melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana berbasis sumber daya lokal mampu mendukung peningkatan nilai tambah produk sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha masyarakat.