ABSTRACT This study was motivated by the low level of rhythmic accuracy in dance performance among third-grade students with hearing impairments at SLBN 31 PKLK Negeri Pangkalpinang. Limitations in receiving auditory stimuli often make it difficult for students with hearing impairments to follow musical rhythms accurately, highlighting the need for learning media that accommodate their characteristics. This study aimed to examine the effect of Visual Rhythm Light on dance rhythm accuracy among students with hearing impairments. A quantitative approach was employed using an experimental method with a one-group pretest-posttest design. The participants were third-grade students with hearing impairments at SLBN 31 PKLK Negeri Pangkalpinang. Data were collected through dance rhythm accuracy tests administered before and after the intervention. Data analysis was conducted using descriptive non-parametric statistics, while hypothesis testing was performed using the Wilcoxon Signed Ranks Test at a significance level of 0.05. The results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.043, which was lower than 0.05, indicating that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. These findings demonstrate a significant difference between pretest and posttest scores following the implementation of Visual Rhythm Light. Therefore, it can be concluded that Visual Rhythm Light has a significant positive effect on improving dance rhythm accuracy among third-grade students with hearing impairments at SLBN 31 PKLK Negeri Pangkalpinang. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketepatan irama seni tari pada anak dengan gangguan pendengaran kelas III SDLB di SLBN 31 PKLK Negeri Pangkalpinang. Keterbatasan dalam menerima rangsangan auditori menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam mengikuti irama musik secara tepat, sehingga diperlukan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Visual Rhythm Light terhadap ketepatan irama seni tari pada anak dengan gangguan pendengaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah anak dengan gangguan pendengaran kelas III SDLB di SLBN 31 PKLK Negeri Pangkalpinang. Data dikumpulkan melalui tes ketepatan irama seni tari yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik nonparametrik secara deskriptif dan pengujian hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,043 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah penggunaan Visual Rhythm Light. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Visual Rhythm Light berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan irama seni tari pada anak dengan gangguan pendengaran kelas III SDLB di SLBN 31 PKLK Negeri Pangkalpinang.