Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN RENDEMEN EKSTRAKSI KECOMBRANG (Etlingera elatior) MENGGUNAKAN METODE MASERASI DAN SOKLETASI Enny Nurmalasari; Miftahurrahmah; Resi Nurillahi; Luthfi Nazwa Andya Cahyani
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Produksi ekstrak kecombrang di Indonesia masih terbatas. Namun permintaan pasar terus meningkat karena kini industri farmasi mulai menggunakan ekstrak kecombrang tersebut. Selain itu pemanfaatan kecombrang yang terus meningkat akan meningkatkan perekonomian petani kecombrang. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi metode ekstraksi maserasi dan sokletasi dalam memperoleh senyawa bioaktif dari kecombrang dengan variasi pelarut etanol, metanol dan n-heksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada metode maserasi, pelarut etanol menghasilkan rendemen tertinggi yaitu 15%, metanol 7% dan n-heksana 3%. Pada metode sokletasi, pelarut etanol dan metanol menghasilkan rendemen masing-masing 15% dan 13%, lebih tinggi daripada n-heksana, hanya 1%. Secara keseluruhan, metode sokletasi dengan pelarut etanol merupakan kondisi terbaik untuk ekstraksi kecombrang. Karakterisasi GC-MS menunjukkan adanya senyawa bioaktif seperti 2-Chloropropionic acid, Boric acid trimethyl ester, Silane dimethoxymethyl dan Octadecanoic acid methyl ester yang berkontribusi pada aktivitas antibakteri pada minyak atsiri kecombrang.