Latifatul Hasanah Hasanah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Hambatan Manajerial Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN 2 Probolinggo Cahya Farida Putri; Latifatul Hasanah Hasanah; Hemas Haryas Harja Susetya
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2026): August 2026
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2026.7.2.21514

Abstract

Penelitian tentang hambatan guru dalam proses pembelajaran telah banyak dilakukan, tetapi kajian yang secara khusus membahas hambatan manajerial guru Bahasa Indonesia pada jenjang Madrasah Aliyah masih terbatas. Kemampuan manajerial guru memiliki peran penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang menuntut partisipasi aktif peserta didik. Dalam penelitian ini, deep learning dimaknai sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis hambatan manajerial guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN 2 Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian meliputi dua guru Bahasa Indonesia, satu waka kurikulum, dan empat peserta didik kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga hambatan utama, yaitu pengelolaan kedisiplinan peserta didik, pengelolaan waktu pembelajaran, dan pengelolaan kelas dengan peserta didik yang banyak. Hambatan tersebut terlihat dari kurangnya fokus peserta didik, keterbatasan waktu efektif pembelajaran, serta sulitnya pengawasan kelas. Ketiga hambatan ini saling berkaitan dan memengaruhi efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga diperlukan pengelolaan pembelajaran yang terintegrasi.