Talita Salsabila Novi Yanto
Universitas Nurul Jadid

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pemanfaatan AI Magicschool Untuk Efisiensi Penyusunan Modul Ajar Bagi Guru SMP Islam Muhammad Shodiq Mochlis Ekowijayanto; Devi Maria Ulfa; Talita Salsabila Novi Yanto
AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Akselerasi Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70210/ajpm.v4i1.218

Abstract

Akselerasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam lanskap pendidikan global membuka peluang masif reduksi beban kerja administratif guru, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut personalisasi modul ajar secara kompleks. Namun, kesenjangan kompetensi teknologi dan disparitas geografis sering kali menjadi hambatan utama adopsi inovasi bagi pendidik di daerah rural. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memformulasikan solusi taktis dan mengevaluasi efektivitas program pendampingan pemanfaatan platform MagicSchool AI dalam mengefisiensikan penyusunan modul ajar bagi 12 orang guru di SMP Islam Muhammad Shodiq Probolinggo. Menggunakan metode pendampingan partisipatif terstruktur (Participatory Action Approach), intervensi dilakukan melalui lima fase transisi: fase diagnostik, fase orientasi, fase pelatihan, fase pendampingan, serta fase monitoring dan evaluasi. Evaluasi program dilakukan melalui teknik penelusuran durasi kerja (time-motion study) dan uji validitas produk, dengan indikator ketercapaian berupa peningkatan literasi digital, ketersediaan modul tervalidasi parameter Kurikulum Merdeka, serta efisiensi waktu. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek literasi digital instruksional guru, reduksi waktu penyusunan administrasi hingga 65%, serta dihasilkannya modul ajar berbasis AI yang tervalidasi sesuai parameter Kurikulum Merdeka. Rekomendasi akademis menekankan pentingnya pembentukan Professional Learning Communities (PLC) berbasis sekolah untuk menjamin resiliensi dan keberlanjutan transformasi digital instruksional.