Arlya Destayanti
Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA DI SMAN 8 MATARAM Arlya Destayanti; Haromain Haromain; Baiq Rohiyatun
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.14950

Abstract

ABSTRACT The development of Artificial Intelligence (AI) in education provides opportunities for teachers to create more interactive, efficient, and adaptive learning experiences that meet students’ needs. However, the utilization of AI-based learning media still faces several challenges, including limited teachers’ digital competence, insufficient training, and inadequate infrastructure and school policies. This study aims to describe teachers’ ability to utilize AI-based learning media to improve students’ learning quality at SMAN 8 Mataram, identify the challenges faced by teachers, and describe the efforts made to overcome these challenges. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants were purposively selected and consisted of the vice principal for curriculum affairs, teachers, and students who were directly involved in the use of AI technology in learning. Data were collected through interviews, observations, and documentation and analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that teachers had utilized AI-based learning media, including ChatGPT, Gemini, Canva AI, and Quizizz AI, to support lesson planning, learning implementation, and assessment. However, its utilization was not yet evenly distributed due to differences in digital competence, limited training opportunities, unstable internet access, and the absence of specific school guidelines for AI use. Teachers addressed these challenges through self-directed learning, participation in training and webinars, discussions with colleagues, and verification of AI-generated content before using it in learning activities. Thus, the utilization of AI can support the improvement of students’ learning quality when accompanied by strengthened teacher competence and continuous institutional support. ABSTRAK Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan memberikan peluang bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Namun, pemanfaatan media pembelajaran berbasis AI masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya pelatihan, serta dukungan infrastruktur dan kebijakan sekolah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan kualitas belajar siswa di SMAN 8 Mataram, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive dan terdiri atas wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa yang terlibat dalam pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan media pembelajaran berbasis AI, seperti ChatGPT, Gemini, Canva AI, dan Quizizz AI, untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Namun, pemanfaatannya belum merata karena adanya perbedaan kompetensi digital, keterbatasan pelatihan, kendala jaringan internet, serta belum tersedianya pedoman khusus mengenai penggunaan AI di sekolah. Guru mengatasi kendala tersebut melalui pembelajaran mandiri, mengikuti pelatihan dan webinar, berdiskusi dengan rekan sejawat, serta melakukan verifikasi terhadap hasil AI sebelum digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan AI dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran apabila disertai penguatan kompetensi guru dan dukungan sekolah yang berkelanjutan.