Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akumulasi Logam Tembaga (Cu) dan Seng (Zn) pada Cacing Diopatra claparedii sebagai Bioindikator Pencemaran di Perairan Donan, Cilacap Maya Fatmawati Rahayu; Sri Lestari; Joko Pamungkas
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 2 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.2.19112

Abstract

Perairan Donan, Cilacap, merupakan estuari yang rentan terhadap pencemaran logam berat (Cu dan Zn) akibat intensitas kegiatan industri dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika akumulasi logam Cu dan Zn pada kompartemen lingkungan (air dan sedimen) serta potensinya pada makrozoobentos Diopatra claparedii sebagai bioindikator. Metode survei digunakan dengan pengambilan sampel air, sedimen, dan cacing pada beberapa stasiun pengamatan. Konsentrasi total logam diukur menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) dan dianalisis menggunakan spearmani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen bertindak sebagai penampung utama, dengan korelasi positif yang signifikan antara konsentrasi logam di air dan sedimen (R=0,63; p=0,0011). Bioakumulasi logam berat pada D. claparedii sangat kuat dan positif berkorelasi dengan konsentrasi pada sedimen (R=0,66; p=0,00049), menegaskan sedimen sebagai jalur paparan utama. Meskipun demikian, korelasi dengan air juga signifikan (R=0,47; p=0,02), menunjukkan adanya jalur paparan sekunder. Kesimpulan: Cacing Diopatra claparedii terbukti sangat efektif dan valid sebagai bioindikator pencemaran logam Cu dan Zn di Perairan Donan karena kemampuannya secara akurat merefleksikan tingkat kontaminasi di kedua kompartemen lingkungan, khususnya sedimen.Kata kunci : Akumulasi, Bioindikator, Diopatra claparedii, Logam Berat, Sedimen