Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Spasial Epidemiologi dan EntomologiLingkungan terhadap Pola Penyebaran Malaria di Wilayah FokusEliminasi Kabupaten Supiori REGINA RUMBIAK; Hasmi Hasmi; Agus Zainuri; Dolfinus Yufu Bouway; Arius Togodly; Muhammad Akbar Nurdin
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah endemis Papua, termasuk Kabupaten Supiori sebagai wilayah eliminasi berbasis fokus. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola penyebaran malaria berdasarkan distribusi kasus, jenis Plasmodium, tren kasus, habitat perkembangbiakan, dan kepadatan vektor. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan epidemiologi-entomologi lingkungan. Data sekunder diperoleh dari laporan e-SISMAL tahun 2025, sedangkan data primer dikumpulkan melalui observasi habitat jentik dan penangkapan nyamuk di Syurdori dan Waryesi pada April–Mei 2026. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, grafik tren, indeks habitat jentik, dan kepadatan relatif vektor. Hasil penelitian menunjukkan 663 kasus malaria tahun 2025, lebih banyak pada laki-laki sebanyak 426 kasus (64,25%). Spesies Plasmodium didominasi Plasmodium vivax sebanyak 515 kasus, sedangkan Plasmodium falciparum sebanyak 148 kasus. Kasus tertinggi terdapat di Kepulauan Aruri sebanyak 254 kasus (38,31%) dan Supiori Timur sebanyak 243 kasus (36,65%). Pada Distrik Supiori Timur, kasus tertinggi ditemukan di Syurdori sebanyak 59 kasus dan Waryesi sebanyak 57 kasus. Tren Januari–Mei 2026 menunjukkan variasi kasus bulanan. Observasi lapangan menemukan habitat lagun, genangan, kali, sungai, dan mata air, dengan indeks habitat jentik 75 di Waryesi dan 60 di Syurdori. Identifikasi vektor menemukan 130 ekor Anopheles, didominasi Anopheles farauti sebanyak 88 ekor (67,69%), outdoor. Penelitian ini menyimpulkan penyebaran malaria tidak merata dan terkonsentrasi pada wilayah dengan kasus tinggi, habitat jentik aktif, serta dominasi vektor outdoor. Temuan ini berkontribusi sebagai dasar pemetaan wilayah fokus, penguatan surveilans, dan prioritas intervensi eliminasi malaria berbasis lingkungan
Analisis Hubungan Dimensi Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien: Studi Potong Lintang di RSUD Dekai, Yahukimo, Papua Junita Mangiwa; Sarce Makaba; Septevanus Rantetoding; Yulius Sarungu Paiting; Agus Zainuri; Hasmi Hasmi
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan mencerminkan kualitas proses sekaligus pengalaman pasien selama menerima layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan lima dimensi Service Quality (SERVQUAL) dengan kepuasan pasien serta mengidentifikasi dimensi yang menunjukkan asosiasi terkuat di RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo. Penelitian menggunakan desain potong lintang pada 100 pasien rawat jalan dan rawat inap yang dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SERVQUAL dan kepuasan pasien. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan ukuran Prevalence Ratio (RP), sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda dengan adjusted Odds Ratio (aOR). Sebanyak 73,0% responden menyatakan puas. Bukti fisik berhubungan dengan kepuasan pasien (p=0,005; RP=1,478), demikian pula keandalan (p=0,004; RP=1,518), daya tanggap (p<0,001; RP=2,375), dan empati (p=0,002; RP=1,558). Jaminan belum menunjukkan hubungan bermakna (p=0,110). Model akhir mempertahankan daya tanggap (aOR=63,882; 95% CI: 11,097–367,732) dan empati (aOR=13,531; 95% CI: 2,716–67,408). Daya tanggap menunjukkan asosiasi paling kuat dalam model akhir. Namun, interval kepercayaan yang lebar menunjukkan estimasi yang belum presisi. Temuan ini mendukung prioritas peningkatan kecepatan respons, kejelasan informasi, komunikasi, dan perhatian individual di RSUD Dekai