Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID (DYSMENORRHEA) PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 8 KOTA JAMBI Tiara Nur Anjani; Subang Aini Nasution; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62750

Abstract

Masa remaja, yang umumnya berlangsung antara usia 12 hingga 20 tahun, merupakan masa transisi antara masa kanak-kanak dan kedewasaan. Pertumbuhan dan perkembangan fisik yang pesat, khususnya selama masa pubertas, menjadi ciri khas tahapan ini. Menarce, atau siklus menstruasi pertama, biasanya menjadi tanda awal pubertas pada remaja putri. Meskipun menstruasi merupakan peristiwa biologis yang alami, banyak remaja putri mengalami masalah kesehatan reproduksi yang mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, terutama dismenore. Penatalaksanaan non-farmakologis merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak buruk penggunaan obat-obatan. Latihan peregangan perut adalah metode non-farmakologis untuk mengurangi intensitas nyeri dengan cara merelaksasi otot-otot rahim. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian Abdominal Stretching Exercise terhadap penurunan intensitas nyeri Dismenore pada remaja putri di SMA N 8 Kota Jambi tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pre-test and post-test dengan metodologi kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari remaja putri kelas X dan XI yang mengalami dismenore. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Skala penilaian nyeri Wong-Baker FACES digunakan untuk mengukur tingkat nyeri. Berdasarkan temuan penelitian, 58 responden melaporkan nyeri haid yang berkurang intensitasnya setelah melakukan latihan peregangan perut, 22 responden melaporkan tidak ada perubahan,dan tidak ada satu pun yang melaporkan peningkatan intensitas nyeri. Ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat rasa sakit akibat menstruasi sebelum dan setelah dilakukan tindakan.  menurut Uji Wilcoxon Signed Rank, yang menghasilkan nilai Z sebesar -6,795 dan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, nyeri haid pada remaja putri berkurang melalui Abdominal Stretching Exercise. Hasil studi menunjukan bahwa melakukan Latihan peregangan pada bagian perut dapat signifikan Tingkat nyeri menstruasi pada remaja. Aktivitas ini dapat dianjurkan sebagai Solusi tanpa obat untuk meredakan ketidaknyamanan selama periode menstruasi.