Itsna Naza Jauharoh
Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muria Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN RME BERBANTUAN E-FLIPBOOK BERBASIS BUDAYA JAWA Itsna Naza Jauharoh; Henry Suryo Bintoro; Himmatul Ulya
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.14605

Abstract

ABSTRACT The initial condition of students’ mathematical critical thinking skills at SMA Negeri 2 Bae Kudus indicated the need for learning experiences that provide greater opportunities for students to process and justify their thinking. A preliminary study involving 36 tenth-grade students yielded an average score of 41.15. This study was conducted during the second semester of the 2025/2026 academic year to analyze the improvement of these skills through the implementation of Realistic Mathematics Education (RME) assisted by a culture-based E-Flipbook on the topic of measures of central tendency. A quasi-experimental approach with a nonequivalent pretest-posttest control group design was employed in two classes selected through simple random sampling: class X E4 received RME instruction assisted by a Javanese culture-based E-Flipbook, while class X E5 received direct instruction. Students’ abilities were measured using essay tests administered before and after the treatment, followed by normality, homogeneity, and N-Gain analyses. In the experimental group, the mean score increased from 36.46 to 80.38, with an N-Gain of 0.70, categorized as high. A total of 22 students achieved a high level of improvement, while 14 students were categorized as moderate. These findings indicate that integrating a realistic approach, digital media, and local cultural context can serve as an alternative for creating mathematics learning experiences that support the development of students’ critical thinking skills. ABSTRAK Kondisi awal kemampuan berpikir kritis matematis siswa di SMA Negeri 2 Bae Kudus memperlihatkan perlunya pengalaman belajar yang memberi ruang lebih besar bagi siswa untuk mengolah dan mempertanggungjawabkan proses berpikirnya. Studi pendahuluan terhadap 36 siswa kelas X menghasilkan rata-rata kemampuan sebesar 41,15. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 untuk menganalisis peningkatan kemampuan tersebut melalui penerapan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan E-Flipbook berbasis budaya Jawa pada materi ukuran pemusatan data. Rancangan quasi-experimental dengan bentuk nonequivalent pretest-posttest control group design digunakan pada dua kelas yang dipilih melalui simple random sampling, yaitu X E4 sebagai kelompok yang memperoleh pembelajaran RME berbantuan E-Flipbook berbasis budaya Jawa dan X E5 sebagai kelompok yang mengikuti pembelajaran langsung. Kemampuan siswa diukur melalui tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan N-Gain. Pada kelompok eksperimen, rata-rata skor meningkat dari 36,46 menjadi 80,38, dengan N-Gain 0,70 berkategori tinggi. Sebanyak 22 siswa mencapai kategori peningkatan tinggi dan 14 siswa berada pada kategori sedang. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa integrasi pendekatan realistis, media digital, dan konteks budaya lokal dapat menjadi alternatif untuk membangun pengalaman pembelajaran matematika yang mendukung perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa.