Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM IRIGASI TETES IoT BERTENAGA SURYA PADA TANAMAN BAYAM Calvin Rintisya Ramadhan; Gigih Priyandoko; Muhammad Uhda Subhan
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan sistem irigasi pertanian terhadap listrik konvensional (PLN) mendorong kebutuhan sumber energi alternatif yang lebih hemat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem irigasi tetes serta fertigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) bertenaga panel surya pada budidaya tanaman bayam (Amaranthus spp.) di media polibag. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor suhu dan kelembapan udara (DHT22), sensor suhu tanah (DS18B20), sensor kelembapan tanah, serta sensor tegangan, arus, dan daya (INA219), dengan monitoring melalui Telegram Bot API dan ThingSpeak. Pengujian lapangan dilakukan secara paralel selama 7 hari pada dua skema sumber energi, yaitu panel surya dan listrik PLN. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sensor bekerja dengan error rata-rata di bawah 2%, transmisi data ke ThingSpeak stabil tanpa packet loss, dan kontrol aktuator melalui Telegram responsif. Panel surya menghasilkan daya rata-rata 25,53 W, sedangkan sistem PLN mengonsumsi energi 111,90 Wh per hari atau 3,35 kWh per bulan. Sistem panel surya terbukti tidak membutuhkan biaya operasional bulanan, sedangkan sistem PLN membutuhkan estimasi biaya sekitar Rp 4.839,74 per bulan. Panel surya direkomendasikan untuk lahan pertanian off-grid, sementara listrik PLN unggul dalam stabilitas pasokan daya 24 jam penuh.