p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosidia Widya Saintek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM IRIGASI TETES IoT BERTENAGA SURYA PADA TANAMAN BAYAM Calvin Rintisya Ramadhan; Gigih Priyandoko; Muhammad Uhda Subhan
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan sistem irigasi pertanian terhadap listrik konvensional (PLN) mendorong kebutuhan sumber energi alternatif yang lebih hemat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem irigasi tetes serta fertigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) bertenaga panel surya pada budidaya tanaman bayam (Amaranthus spp.) di media polibag. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor suhu dan kelembapan udara (DHT22), sensor suhu tanah (DS18B20), sensor kelembapan tanah, serta sensor tegangan, arus, dan daya (INA219), dengan monitoring melalui Telegram Bot API dan ThingSpeak. Pengujian lapangan dilakukan secara paralel selama 7 hari pada dua skema sumber energi, yaitu panel surya dan listrik PLN. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sensor bekerja dengan error rata-rata di bawah 2%, transmisi data ke ThingSpeak stabil tanpa packet loss, dan kontrol aktuator melalui Telegram responsif. Panel surya menghasilkan daya rata-rata 25,53 W, sedangkan sistem PLN mengonsumsi energi 111,90 Wh per hari atau 3,35 kWh per bulan. Sistem panel surya terbukti tidak membutuhkan biaya operasional bulanan, sedangkan sistem PLN membutuhkan estimasi biaya sekitar Rp 4.839,74 per bulan. Panel surya direkomendasikan untuk lahan pertanian off-grid, sementara listrik PLN unggul dalam stabilitas pasokan daya 24 jam penuh.
OPTIMASI DUTY CYCLE BOOST CONVERTER PADA PEMBANGKIT TERMOELEKTRIK MENGGUNAKAN BAT ALGORITHM Dedi Usman Effendy; Muhamad Mukhsim; Muhammad Uhda Subhan
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merancang pengendali duty cycle boost converter untuk sistem pembangkit termoelektrik (TEG) empat modul TEC1-12706. yang disusun seri. Tujuannya adalah menentukan duty cycle yang menghasilkan tegangan keluaran sesuai kebutuhan beban dan mengevaluasi konsistensi hasil software-in-the-loop simulation (SILS) dan hardware-in-the-loop simulation (HILS). Model diuji pada beda suhu hingga 30 °C, dengan beban tiga, lima, dan tujuh LED merah tersusun seri. Bat Algorithm digunakan untuk mencari duty cycle terbaik dengan fungsi objektif berupa galat absolut tegangan terhadap tegangan referensi. Pada SILS tanpa beban, algoritma mencapai duty cycle 0,7102 pada iterasi ke-24 dan menghasilkan 14,44 V. Pada pengujian berbeban, titik dengan deviasi tegangan terkecil adalah 5,372 V pada duty cycle 0,7 untuk tiga LED, 8,82 V pada duty cycle 0,99 untuk lima LED, dan 12,10 V pada duty cycle 0,99 untuk tujuh LED. Hasil memperlihatkan bahwa kenaikan beban memperbesar deviasi terhadap referensi. Namun, satuan arus dan neraca daya pada data HILS masih harus diverifikasi sebelum efisiensi konversi dapat dilaporkan. Dengan demikian, prototipe menunjukkan kemampuan pengaturan tegangan, tetapi klaim maximum power point dan efisiensi memerlukan pengukuran daya masukan-keluaran yang tersinkronisasi.
MANAJEMEN ENERGI LISTRIK SEKOLAH DAN ASRAMA MENGGUNAKAN SKEMA WAKTU PRIORITAS Irawan Wahyudi; Sabar Setiawidayat; Muhammad Uhda Subhan
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan antara kapasitas suplai dan kebutuhan beban menjadi akar masalah pengelolaan energi di Sekolah Sinergi Islamic Boarding School. Sumber listrik utama dari Perusahaan Listrik Negara hanya memasok 66 KVA untuk gedung sekolah dan 33 KVA untuk asrama, sementara beban rencana mencapai 143,73 KVA dan 97,8 KVA. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif-eksperimental melalui observasi, pengumpulan data teknis panel distribusi dan spesifikasi MCB, Penentuan prioritas beban menerapkan Matriks Eisenhower dengan empat kuadran, yaitu kuadran pertama berisi beban penting dan mendesak, Kuadran kedua mencakup beban penting namun tidak mendesak. Kuadran ketiga berisi beban tidak penting namun mendesak. Kuadran keempat mencakup beban tidak penting dan tidak mendesak. Timer diprogram berdasarkan jadwal operasional sekolah, yaitu pukul 06.00–17.00 untuk gedung sekolah dan 17.00–06.00 untuk asrama. Kapasitas timer dan MCB ditentukan dengan faktor keamanan 25 persen terhadap arus beban maksimum untuk mencegah overload dan hubungan singkat. Prototipe yang mencakup timer, MCB utama, dan lampu indikator dirancang untuk memverifikasi konsep. Hasil yang diharapkan meliputi penghematan energi, penurunan beban puncak, peningkatan stabilitas tegangan, serta keandalan distribusi. Kontribusi riset ini berupa edukasi perawatan sistem distribusi untuk antisipasi dini kerusakan komponen dan optimalisasi biaya pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan.