Amalia Indah Puspitasari
Universitas Abdi Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Kemandirian Fisik Terhadap Depresi pada Lansia di Kelurahan Cilodong Depok Tahun 2026 Amalia Indah Puspitasari; Maya Rosari. S
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14047

Abstract

Latar Belakang: Penurunan kemampuan fisik pada lansia dapat membatasi aktivitas sehari-hari, meningkatkan ketergantungan kepada orang lain, dan memengaruhi kondisi psikologis, termasuk depresi. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kemandirian fisik dengan tingkat depresi pada lansia di Kelurahan Cilodong Depok. Metode: Penelitian kuantitatif analitik menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 125 lansia dan sampel sebanyak 95 responden dipilih melalui simple random sampling. Kemandirian fisik diukur menggunakan Indeks Barthel, sedangkan depresi dinilai menggunakan Geriatric Depression Scale-15. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank pada α = 0,05. Hasil: Sebagian besar lansia mengalami ketergantungan fisik sedang (43,2%) dan depresi ringan (63,2%). Uji Spearman Rank menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat kemandirian fisik dan tingkat depresi (p < 0,001; ρ = 0,505). Koefisien korelasi menunjukkan hubungan berkekuatan sedang dengan arah positif, yang berarti semakin berat ketergantungan fisik lansia, semakin tinggi tingkat depresinya. Kesimpulan dan Saran: Tingkat kemandirian fisik berhubungan secara signifikan dengan tingkat depresi pada lansia. Penilaian kemandirian dan skrining depresi perlu diintegrasikan dalam pelayanan lansia untuk mendukung deteksi dini, latihan fisik, dukungan keluarga, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan.