This Author published in this journals
All Journal Arsy
Fathurrahman
Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Islam pada Masa Kerajaan-Kerajaan di Nusantara: Analisis Perspektif Teori Kekuasaan Michel Foucault Hamdan Al Masruri; Aditya Saputra; Sholihan; Fathurrahman; M. Qomarul Huda
Arsy Vol. 10 No. 2 (2026): Arsy : Jurnal Studi Islam
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/arsy.v10i2.10203

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan kajian Islamisasi di Nusantara yang lebih banyak menekankan aspek perdagangan, dakwah, dan akulturasi budaya, sementara dimensi relasi kekuasaan dalam perkembangan Islam pada masa kerajaan-kerajaan Islam masih relatif kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Islam pada masa kerajaan-kerajaan di Nusantara melalui perspektif teori kekuasaan Michel Foucault. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif-interpretatif. Sumber data diperoleh dari buku-buku sejarah Islam Nusantara, karya-karya Michel Foucault, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan konsep power/knowledge, relasi kuasa, wacana, dan disiplin sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara tidak hanya berfungsi sebagai pusat kekuasaan politik, tetapi juga sebagai produsen wacana keislaman yang membentuk pengetahuan dan identitas masyarakat. Relasi antara sultan dan ulama membentuk jaringan kekuasaan yang saling memberikan legitimasi, sedangkan institusi keagamaan seperti masjid, pesantren, surau, dayah, dan lembaga peradilan Islam berperan sebagai mekanisme disiplin sosial yang menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Sehingga Islamisasi di Nusantara merupakan proses yang melibatkan penyebaran agama sekaligus produksi pengetahuan dan pengelolaan kekuasaan melalui berbagai institusi sosial dan keagamaan. Kata Kunci: Islam Nusantara, kerajaan Islam, Michel Foucault, kekuasaan, Islamisasi